Menanam sayuran di Selatan memerlukan pengetahuan tentang iklim dan sayuran Anda. Selain menanam sayuran di musim panas, penting juga untuk mengetahui sayuran mana yang tahan terhadap panas.

Menanam sayuran di cuaca hangat bisa berarti mengganti kentang putih dengan ubi jalar, yang merupakan solusi terbaik dalam hal sayuran tahan panas. Daripada bayam, pilihlah bayam Malabar, sejenis bayam hijau yang lebih cocok untuk sayuran cuaca panas. Dan tomat favorit tradisional tidak akan berbuah ketika suhu mencapai di atas 85 derajat F (29 C). Jadi cobalah tomatillo saja.

10 Sayuran Toleran Panas Teratas: Sayuran untuk Iklim Panas

Jika Anda tinggal di wilayah tenggara Amerika Serikat atau daerah beriklim hangat lainnya, Anda pasti tahu bahwa tidak semua sayuran di musim panas diciptakan sama. Beberapa lebih tahan terhadap panas dan kelembapan dibandingkan yang lain.

Berikut adalah 10 sayuran terbaik pilihan kami untuk cuaca panas.

  1. Terong ( Solanum melongena ) – Sayuran cuaca hangat ini membutuhkan sinar matahari penuh dan tanah subur untuk tumbuh subur. Terong membutuhkan kelembapan yang konstan, sekitar 1 inci air atau hujan per minggu. Mulailah memanen sebelum terong mencapai kematangan, karena terong paling baik dimakan segar dan tidak disimpan dengan baik.
  2. Okra ( Abelmoschus esculentus ) – Siapkan tanah yang kaya nutrisi dan dikerjakan secara mendalam di bawah sinar matahari penuh untuk menanam okra. Siram secara teratur. Polong akan siap dipanen kurang lebih dua bulan setelah tanam. Buah okra dapat disimpan di lemari es atau direbus dan dibekukan.
  3. Bayam Malabar ( Basella alba dan B. rubra ) – Bayam malabar bukanlah bayam asli, melainkan bayam hijau tropis dari iklim hangat seperti India. Namun, vegetasi berdaunnya sangat mirip dengan bayam. Ia lebih menyukai tanah yang lembab dan cuaca yang hangat dan lembab. Ia akan tumbuh di bawah sinar matahari penuh hingga teduh parsial.
  4. Paprika – Paprika ringan dan pedas lebih baik daripada paprika di lokasi yang lebih panas. Mereka ditanam sangat mirip dengan paprika dan membutuhkan tanah yang subur dan memiliki drainase yang baik serta terkena sinar matahari penuh. Panen berdasarkan perubahan warna dan panas yang diinginkan untuk varietas Anda.
  5. Kacang polong selatan – Disebut juga kacang polong atau kacang tunggak, kacang polong selatan memiliki banyak varietas dan jenis biji seperti kacang polong bermata hitam, crowder, dan kacang krimer. Tanaman ini mudah ditanam asalkan Anda menjaga suhu tetap hangat hingga siap dipanen.
  6. Ubi Jalar ( Ipomoea batatas ) – Tanam tanaman ubi jalar saat tanah telah menghangat hingga 70 hingga 80 derajat F (21-26 C) dan tetap pada suhu ini secara konsisten sepanjang masa pertumbuhan. Panennya hanya memakan waktu enam minggu.
  7. Tomatillo ( Physalis philadelphica ) – Tanam setidaknya dua tanaman tomatillo untuk mendapatkan buah. Mereka memiliki kebiasaan tumbuh yang serupa dan hama yang sama seperti tomat, hanya saja tomatillo tumbuh di cangkangnya. Saat buah sudah keras dan cangkangnya menjadi kering dan tipis, tomatillo Anda siap dipanen. Biasanya dipetik berwarna hijau tetapi bisa menguning saat matang. Jika bibit tidak tersedia, tanamlah benih enam hingga delapan minggu sebelum musim dingin terakhir atau tabur langsung.
  8. Semangka ( Citrullus lanatus ) – Tanam semangka pada siang hari yang cerah dan malam yang hangat. Mereka membutuhkan banyak ruang agar tanaman merambat dapat tumbuh di tanah lempung berpasir tanpa gulma. Pastikan mereka mendapat banyak air dan melon akan mengurus sisanya.
  9. Kacang panjang ( Vigna unguiculata ) – Juga dikenal sebagai kacang panjang Cina , panjangnya bisa mencapai 3 kaki (0,9 m). Bunganya menyerupai kacang hijau biasa, namun lebih dekat kekerabatannya dengan kacang tunggak. Namun, rasanya lebih mirip kacang hijau.
  10. Zucchini ( Cucurbita pepo ) – Labu yang populer ini mudah ditanam dan menghasilkan banyak buah. Tabur segera setelah embun beku terakhir dan tanah menjadi hangat. Mereka membutuhkan air 5 cm per minggu, baik saat hujan maupun secara manual. Untuk mendapatkan zucchini yang paling beraroma, panenlah saat labu masih muda, dengan panjang sekitar 15 hingga 20 cm (6 hingga 8 inci).

Tinggalkan Balasan