Daun tanaman luar ruangan Anda dipenuhi bintik-bintik hitam. Pada awalnya Anda mencurigai adanya sejenis jamur, namun setelah diperiksa lebih dekat, Anda akan menemukan gumpalan bahan kapas dan serangga lilin yang tersegmentasi. Selamat, Anda menemukan kutu putih di taman.

Mengidentifikasi kutu putih di taman

Kutu putih menusuk dan menghisap anggota serangga superfamili Coccoidea. Biasa terjadi pada tanaman hias, penyakit ini juga mempengaruhi tanaman yang tumbuh di taman. Ukurannya berkisar antara 3/16 hingga 5/32 inci (1 hingga 4 mm), tergantung pada tingkat kematangan dan spesiesnya. Kutu putih pada tanaman luar ruangan cenderung hidup berkoloni.

Betina dapat terlihat seperti potongan kapas kecil, terutama saat mereka sedang bertelur. Serangga skala jantan dewasa berumur pendek menyerupai lalat bersayap dua dan jarang terlihat. Warna nimfa yang baru menetas bervariasi dari kuning hingga merah muda. Mereka cukup mobile dibandingkan dengan tahap dewasa dan nimfa selanjutnya.

Kutu putih di kebun mengurangi kekuatan tanaman, terutama bila populasinya dalam jumlah besar menghisap getah dari daun dan batang tanaman. Saat makan, kutu putih mengeluarkan madu , kotoran yang manis. Jamur jamur jelaga tumbuh pada embun madu. Hal ini mengurangi kemampuan tanaman untuk berfotosintesis, yang menyebabkan kematian daun dan bagian tanaman.

Mengendalikan Kutu Putih pada Tanaman Luar Ruangan

Karena lapisan lilin dan sifatnya yang terisolasi, insektisida tidak terlalu efektif dalam mengendalikan kutu putih pada tanaman luar ruangan, meskipun minyak neem terkadang dapat membantu. Cara terbaik untuk mengendalikan kutu putih di luar ruangan adalah dengan menggunakan predator alaminya. Hal ini membuat pengelolaan kutu putih di luar ruangan di taman jauh lebih mudah daripada mengendalikan populasi kutu putih di dalam ruangan pada tanaman hias dan di rumah kaca. Berikut beberapa musuh alami cochineal:

  • Kepik (kepik, kepik) memakan serangga kecil dan telur serangga.
  • Larva sayap renda hijau dan coklat (kutu daun singa) dapat memakan hingga 200 serangga per hari.
  • Laba-laba adalah predator umum yang menjebak, aktif berburu, atau menyergap serangga kecil.
  • Serangga bajak laut kecil (serangga bunga) adalah pemburu yang gigih dan mampu membunuh hama-hama kecil bahkan ketika mereka tidak membutuhkan makanan.
  • Kepik penghancur kutu putih (mealybug) merupakan salah satu spesies kepik tak berbintik yang lebih menyukai kutu putih.

Mencegah kutu putih pada tanaman luar ruangan

Praktik budaya yang bermanfaat juga dapat digunakan untuk mengendalikan kutu putih di luar ruangan. Ikuti tips bertani berikut untuk mencegah dan mengurangi populasi kutu putih di kebun:

  • Sebelum membeli tanaman baru, periksa apakah ada kutu putih. Kutu putih bermigrasi dengan lambat, sehingga sebagian besar serangan baru datang dari tanaman terdekat yang terinfeksi.
  • Periksa secara teratur tanaman yang rentan terhadap kutu putih. Petik serangga dengan tangan atau cabang yang terinfeksi plum.
  • Hindari penggunaan insektisida yang dapat membunuh serangga predator yang menguntungkan.
  • Periksa pot, perkakas, tiang pancang, atau perlengkapan lain yang mungkin menjadi sarang serangga skala, telur, dan nimfa dewasa.
  • Gunakan tekanan air untuk membunuh kutu putih yang terpapar. Hal ini dapat mencegah serangga lambat ini membangun kembali tempat makannya. Kutu putih hanya bisa bertahan sehari tanpa makan. Ulangi setiap beberapa hari untuk efektivitas maksimal.
  • Hindari pupuk yang mengandung nitrogen tinggi. Aplikasi merangsang pertumbuhan hijau dan mendorong pertumbuhan populasi kutu putih.
  • Buang tanaman yang terinfeksi parah dan gantikan dengan tanaman yang tidak mudah terserang kutu putih.

Dalam kebanyakan kasus, mendorong atau melepaskan serangga yang bermanfaat dan mengikuti praktik budaya konvensional akan secara efektif mengurangi populasi kutu putih.

Tinggalkan Balasan