Bagi banyak tukang kebun rumahan dan petani komersial, belajar mengidentifikasi gulma invasif dan bermasalah dengan cepat sangat penting untuk menjaga kesehatan tanaman. Gulma berbahaya yang bukan merupakan tanaman asli bisa sangat mengganggu karena mereka menyebar dan mengambil alih tanaman dengan cukup cepat. Salah satu gulma ini, yang disebut laba-laba tropis invasif, telah menjadi masalah umum bagi para petani di sebagian besar wilayah Amerika Serikat bagian selatan.
Apa itu Tanaman Spiderwort Tropis?
Laba-laba tropis ( Commelina Benghalensis ) berasal dari daerah tropis di Asia. Juga dikenal sebagai bunga matahari Bengal, gulma laba-laba tropis sulit dikendalikan karena kemampuannya menyebar. Selama musim tanam yang singkat, tungau laba-laba tropis invasif ini mampu menyebar melalui rimpang, serta berakar ke dalam tanah dari ruas batang. Tanaman Spiderwort tropis juga unik karena mampu menghasilkan benih melalui bunga yang tumbuh secara normal dan di bawah tanah. Tanpa pengobatan, tanaman ini dapat berkembang biak dan menyerang kebun kecil dan sebagian lahan.
Mengontrol Laba-laba Tropis
Terkait pengendalian tungau laba-laba tropis, ada beberapa opsi untuk mendapatkan kembali kendali atas ruang tanam Anda. Bagi mereka yang memiliki kebun kecil, pengendalian gulma tropis secara manual dapat dilakukan. Hal ini harus dilakukan dengan menghilangkan gulma segera setelah muncul dari tanah. Hal ini tidak hanya akan mempermudah pemindahan tanaman, tetapi juga memastikan bahwa tanaman tidak mempunyai kesempatan untuk berkembang biak. Menghapus tanaman spiderwort dewasa bisa jadi sangat sulit karena kemampuannya menyebar di bawah tanah.
Menanam tanaman yang lebat juga dapat membantu mengendalikan keberadaan tanaman laba-laba tropis. Jika jarak tanam dikurangi, tanaman yang tumbuh cepat akan lebih mampu menaungi tanah. Tanpa sinar matahari, tanaman tropis mungkin mengalami kesulitan untuk tumbuh subur dalam penanaman.
Gulma kepiting laba-laba tropis di perkebunan besar terbukti lebih sulit dikendalikan. Dalam kasus ini, pengendalian manual seringkali bukan pilihan yang realistis. Petani komersial mungkin berhasil menggunakan aplikasi yang sudah ada dan/atau herbisida . Saat memilih untuk menerapkan teknik ini, petani harus membaca dan mengikuti label produsen dengan cermat. Ini akan memastikan bahwa produk tersebut diterapkan dengan benar dan aman.