Tanaman ikan mas ( Columnea gloriosa ) datang kepada kita dari daerah tropis Amerika Tengah dan Selatan dan mendapatkan nama umum mereka dari bentuk bunganya yang tidak biasa, yang jika dipikir-pikir, menyerupai ikan. Dalam kondisi ideal, tanaman ikan mas gantung mekar subur dalam berbagai warna merah, oranye, dan kuning. Daunnya biasanya memiliki panjang 2 hingga 3 inci (5 hingga 7,5), tebal, licin, dan hijau tua, meskipun ada beberapa varietas dengan daun berbulu. Batangnya merambat dan panjangnya bisa mencapai 3 kaki (91 cm).

Informasi Tanaman Gantung Ikan Mas

Karena kebutuhannya yang sangat spesifik, tanaman gantung ikan mas mempunyai reputasi yang baik sebagai tanaman yang sulit dan penuh masalah. Dalam menanam tanaman hias untuk ikan mas, perhatian terhadap detail adalah kunci kesuksesan. Seperti kebanyakan tamu di ambang jendela kami, merawat tanaman ikan mas dimulai dengan memahami di mana dan bagaimana mereka tumbuh dalam keadaan alaminya.

Tanaman ikan mas termasuk dalam genus Columnea . Merupakan tumbuhan epifit , sejenis tumbuhan yang tumbuh pada tumbuhan lain, biasanya pada pohon. Mereka bukan parasit dan tidak menerima makanan dari tanaman inangnya, melainkan menggunakannya sebagai jangkar atau tempat bertengger. Seperti kebanyakan tanaman epifit, perawatan tanaman ikan mas yang tepat mengharuskan mereka memperoleh sebagian besar kelembapan dan nutrisi dari udara di sekitar mereka dan sebagian besar energi mereka berasal dari fotosintesis (di mana air dan karbon dioksida, dengan adanya sinar matahari, bergabung membentuk glukosa yang penting untuk pertumbuhannya). Akarnya berfungsi terutama untuk menambatkan tanaman dan bukan untuk memberi makan.

Cara Menumbuhkan Tanaman Hias Ikan Mas

Untuk menghindari banyak masalah yang terkait dengan tanaman hias ikan mas dan tanaman epifit lainnya, Anda harus memulai dengan media tanam yang sesuai. Substratnya harus ringan dan kasar serta tidak boleh menahan air dalam jangka waktu lama, meskipun dibutuhkan oleh tanaman. Lumut sphagnum kasar atau kombinasi lumut sphagnum, perlit, dan vermikulit dalam jumlah yang sama bisa digunakan dengan baik.

Suhu juga menjadi faktor dalam cara menanam tanaman ikan mas hias. Banyak orang beranggapan bahwa daerah tropis membutuhkan suhu panas yang tinggi, namun di alam liar, sebagian besar tanaman ini tumbuh di bawah kanopi tebal yang suhunya lebih sejuk. Faktanya, tanaman hias ikan mas Anda paling bahagia pada suhu ruangan rata-rata 18 hingga 24 C (65 hingga 75 F).

Karena sebagian besar energinya berasal dari cahaya, tanaman gantung ikan mas Anda membutuhkan sekitar 13 jam cahaya terang per hari. Hindari sinar matahari langsung karena akan mengeringkan tanaman dan membakar daun. Lampu pertumbuhan yang baik merupakan tambahan yang bagus untuk daftar kebutuhan agar tanaman ikan mas berhasil tumbuh.

Kelembapan merupakan faktor penting lainnya dalam menanam tanaman hias untuk ikan mas. Epifit tropis ini memerlukan kelembapan ringan hingga sedang dan harus diberi sedikit kabut setiap hari dengan air bersuhu ruangan. Air dingin akan merusak dedaunan. Pelembab ruangan atau baki kelembapan akan berguna dalam segala keadaan, terutama di area yang udaranya umumnya kering.

Tanaman Anda akan berbunga lebih banyak di musim semi dan musim panas dan selama waktu ini tanaman harus menerima setengah dosis pupuk cair fosfor tinggi (10-30-10) setiap dua minggu. Sirami tanaman Anda secara menyeluruh dari musim semi hingga musim gugur, tetapi biarkan 5 cm bagian atas tanaman benar-benar kering sebelum disiram lagi. Di musim dingin, kurangi sedikit penyiraman.

Masalah Tanaman Ikan Mas dan Perawatan Selanjutnya

Sebagian besar permasalahan tanaman ikan mas, seperti pertumbuhan berkaki panjang, daun rontok, dan kurangnya pembungaan, berhubungan langsung dengan perawatan tanaman ikan mas sehari-hari. Anehnya, untuk tanaman yang membutuhkan lingkungan lembab, penyebab utamanya adalah penyiraman yang berlebihan .

Terlalu banyak ruang juga dapat menimbulkan masalah, karena Columnea lebih suka terikat pada pot. Kaki, yang mungkin merupakan gejala cahaya redup, juga bisa disebabkan oleh pertumbuhan tanaman yang normal. Jepit tanaman ikan mas Anda setelah berbunga untuk mendorong pertumbuhan bercabang dan lebat.

Selain itu, tanaman ikan mas menimbulkan beberapa masalah baik penyakit maupun hama. Tanaman ini sangat rentan terhadap jamur botrytis, jamur bercak daun, dan virus mosaik. Kutu daun , tungau laba-laba , dan kutu putih kapas adalah hal yang umum terjadi. Oleh karena itu, pemeriksaan menyeluruh terhadap hama dan penyakit ini harus menjadi bagian integral dari perawatan tanaman ikan mas Anda.

Terlepas dari tuntutannya, tanaman hias untuk ikan mas memberikan keuntungan yang tinggi atas perawatannya. Tanaman unik ini wajib dilihat saat mekar penuh. Jadi, setelah Anda mengetahui dasar-dasar menanam tanaman ikan mas hias, mengapa tidak mencobanya?

Tinggalkan Balasan