Lalat kecil sial yang tampaknya membanjiri dapur Anda dari waktu ke waktu dikenal sebagai lalat buah atau lalat cuka. Tidak hanya berbahaya, mereka juga dapat membawa bakteri berbahaya. Meski berukuran sangat kecil, hanya berukuran panjang 1/6 inci (4 mm), lalat buah di dalam rumah tidak sehat dan mengganggu, baik di dalam maupun di luar ruangan.

Lalat buah betina dapat bertelur hingga 25 butir per hari di permukaan buah matang, sayuran, sisa salad, atau bahkan di saluran air atau ember pel yang lembap. Mengendalikan lalat buah di rumah bahkan lalat buah di taman tidaklah sulit jika sumber daya tariknya telah dihilangkan. Baca terus untuk mengetahui tips mengusir lalat buah.

Cara Membasmi Lalat Buah Di Dalam Ruangan

Lalat buah tertarik pada buah dan sayuran yang terlalu matang dan khususnya menyukai pisang , tomat , labu , anggur , dan melon . Salah satu cara terbaik untuk memerangi lalat buah di rumah adalah dengan menjaga kebersihan, menghilangkan buah dan sayuran busuk, dan menyimpan makanan sebanyak mungkin di lemari es.

Jagalah kebersihan counter, wastafel dan saluran air setiap saat. Sampah harus diikat dan dibuang sesering mungkin, dan sisa kompos tidak boleh menumpuk di meja. Bagian buah dan sayuran yang retak atau rusak harus segera dipotong dan dibuang untuk mencegah infestasi.

Pengendalian secara kimia tidak disarankan, namun Anda dapat membuat jebakan sendiri dengan menggulung selembar kertas catatan dan menaruhnya di dalam stoples berisi cuka sari apel di bagian bawah. Lalat akan tertarik pada cuka dan Anda bisa dengan mudah membuangnya ke luar.

Lalat buah di kebun

Lalat buah menahan musim dingin di puing-puing taman, sehingga taman Anda harus tetap bersih. Jangan tinggalkan buah-buahan, sayuran, atau tanaman busuk di kebun Anda. Sama seperti di dapur, taman yang bersih akan membantu mengusir lalat saat berhadapan dengan lalat buah.

Membasmi lalat buah di kebun juga memerlukan pengelolaan tempat sampah kompos yang baik. Kompos yang dibiarkan tanpa pengawasan akan menarik banyak sekali lalat buah. Jaga agar kompos tetap diangin-anginkan/dibalik dan, jika memungkinkan, tutupi dengan penutup atau terpal untuk mengurangi jumlah lalat.

Tinggalkan Balasan