Ada lebih dari seribu spesies bambu. Beberapa di antaranya adalah raksasa megah yang menjulang lebih dari 100 kaki (31 m) ke udara. Yang lainnya berbentuk semak dan tingginya hanya 3 kaki (1 m). Tanaman bambu termasuk dalam keluarga rumput. Mereka lebih berkerabat dekat dengan rumput dibandingkan dengan pohon. Sebagian besar bambu berasal dari daerah tropis, tetapi ada juga banyak bambu yang berasal dari daerah beriklim sedang. Beberapa bahkan dapat bertahan hidup pada suhu pegunungan yang sangat dingin. Meskipun tanaman ini umumnya kuat, daun bambu yang menguning bisa jadi menandakan adanya masalah. Teruslah membaca untuk mengetahui lebih lanjut.
Daun bambu menguning
Bambu merupakan tanaman hias dan dapat dimakan yang populer. Banyak pemilik rumah dan tukang kebun menanam bambu karena dapat menyaring pemandangan yang tidak diinginkan atau menciptakan ruang pribadi. Bambu tumbuh dan menyebar dengan cepat. Seperti tanaman hias lainnya, bambu memiliki persyaratan tertentu agar tetap sehat. Bambu asli memiliki batang berlubang dan daun berwarna hijau cerah. Jika daun bambu Anda menguning, bisa jadi itu pertanda tanaman Anda sedang gagal.
Cara Mengobati Daun Bambu Kuning
Bambu adalah tanaman yang selalu hijau. Semua tanaman hijau selalu kehilangan daunnya, tetapi tidak kehilangan semuanya sekaligus seperti tanaman gugur lainnya. Menguningnya daun bambu dan rontoknya daun bambu merupakan proses yang normal terjadi sepanjang tahun. Akan ada lebih banyak daun yang rontok di musim semi. Jadi jika hanya beberapa batang dan daun bambu saja yang menguning, kemungkinan besar itu adalah gesekan yang normal. Jika sebagian besar atau seluruh bambu Anda menguning, Anda mungkin mengalami masalah.
Masalah menguningnya daun bambu dapat disebabkan oleh kurangnya unsur hara di dalam tanah, tanah berawa atau terlalu banyak air, kekurangan air, atau situasi pertumbuhan yang penuh tekanan. Jika Anda memerlukan bantuan dengan daun bambu kuning, periksalah tanah secara rutin. Bambu membutuhkan drainase yang baik. Jika tanahnya berlumpur dan berawa, berarti Anda terlalu banyak menyiram atau bambu ditanam di tempat yang salah. Kurangi penyiraman.
Jika tanah Anda benar-benar kering, Anda perlu meningkatkan durasi dan/atau frekuensi pengairan. Bambu menyukai banyak air dan bukan tanaman toleran kekeringan. Ingatlah bahwa tanaman bambu semakin tersebar setiap tahunnya. Anda perlu menyesuaikan pengaturan irigasi seiring pertumbuhan bambu. Biarkan serasah daun bambu tetap di tanah, bukan disapu. Ini membantu mempertahankan kelembapan di dalam tanah.
Tanaman bambu menyukai tanah yang asam, subur, dan liat. Bambu akan mendapat manfaat dari penggunaan kompos organik tahunan secara rutin. Kompos organik menyediakan berbagai unsur hara bagi tanah dengan jumlah yang sedikit. Ini juga membantu mempertahankan nutrisi tanah yang dapat digunakan tanaman bambu dan membuka tanah liat berat yang tidak memiliki drainase yang baik.
Situasi pertumbuhan tanaman bambu yang penuh tekanan mungkin berarti lokasi tersebut terlalu berangin, terlalu panas, terlalu kering, atau terlalu tercemar. Jika Anda menghadapi salah satu situasi ini, Anda mungkin perlu menguranginya dengan menanam penahan angin , menambahkan lebih banyak air irigasi, atau mengurangi penggunaan pestisida kimia, herbisida, atau pupuk sintetis di sekitar.
Menanam bambu itu menyenangkan dan mudah. Salah satu aspek yang paling menarik dalam menanam bambu adalah mengamati seberapa cepat ia tumbuh. Jika batang dan daun bambu Anda menguning, cobalah beberapa saran berikut untuk mengembalikan bambu Anda ke jalur semula.