Kalau pakai seledri, pakai batangnya lalu buang bagian pangkalnya ya? Meskipun tumpukan kompos adalah tempat yang baik untuk bagian bawah yang tidak dapat digunakan ini, ide yang lebih baik lagi adalah menanam bagian bawah seledri . Ya, menanam kembali seledri dari bahan dasar yang sebelumnya tidak berguna adalah cara yang menyenangkan dan ekonomis untuk mengurangi, menggunakan kembali, dan mendaur ulang apa yang dulunya sampah. Teruslah membaca untuk mengetahui cara menanam batang seledri.

Cara menanam batang seledri

Sebagian besar tanaman tumbuh dari biji, namun ada pula yang tumbuh dari umbi, stek batang, atau umbi. Dalam kasus seledri, tanaman akan beregenerasi dari pangkalnya dan menumbuhkan kembali batang baru. Proses ini disebut perbanyakan vegetatif dan tidak hanya berlaku untuk perakaran seledri dari pangkalnya saja. Meskipun prosesnya sedikit berbeda, bit , romaine, ubi jalar , dan bahkan herba seperti bawang putih , mint , dan basil semuanya dapat diperbanyak secara vegetatif.

Tanaman cuaca dingin, seledri ( Apium graveolens ) sering kali gagal tumbuh subur di zona USDA 8 hingga 10 yang lebih hangat . Namun jangan khawatir; Anda dapat mulai menanam tanaman seledri di dalam ruangan di ambang jendela hingga akhir musim panas, saat tanaman tersebut dapat dipindahkan ke luar untuk panen musim gugur. Saat ini Anda bisa memanen batangnya saja atau mencabut seluruh tanaman, gunakan batangnya lalu tanam kembali bagian pangkalnya.

Untuk mulai menanam kembali seledri, potong akar bagian bawah batangnya, sekitar 5 hingga 8 cm (2 hingga 3 inci). Masukkan alasnya ke dalam stoples dan isi setengahnya dengan air. Tempatkan pot di jendela yang cukup terang. Segera Anda akan melihat akar kecil dan awal batang berdaun hijau. Sekarang saatnya meletakkannya di taman atau di pot dengan sedikit tanah.

Jika Anda menggunakan pot untuk menanam batang seledri, isi pot tersebut hingga satu inci dari atasnya dengan tanah pot, buat lubang di tengahnya dan dorong bagian bawah seledri ke dalam tanah. Kemas tanah tambahan di sekitar pangkal akar dan sirami sampai lembab. Tempatkan di lokasi yang mendapat sinar matahari setidaknya enam jam sehari dan jaga agar tetap lembab. Anda bisa terus menanam seledri di dalam pot hingga cuaca memungkinkan lalu memindahkannya ke kebun.

Jika Anda berencana memindahkan seledri yang sudah berakar dari pangkalnya langsung ke kebun, tambahkan sedikit kompos ke dalam tanah sebelum ditanam. Pilihlah area taman yang sejuk jika Anda berada di wilayah yang hangat. Seledri menyukai kesegaran dengan tanah yang sangat subur dan lembab. Susun seledri dengan jarak 6 sampai 10 inci (15 sampai 25 cm) dalam baris dengan jarak 12 inci (31 cm). Tepuk-tepuk tanah di sekitar pangkalnya dengan lembut dan sirami dengan baik. Jaga agar tanah tetap lembab, tetapi tidak basah, sepanjang musim tanam. Lapisi barisan dengan kompos tambahan dan masukkan perlahan ke dalam tanah.

Anda bisa mulai memanen seledri ketika Anda melihat batang sepanjang sekitar 8 cm muncul dari bagian tengah akar. Memotongnya justru mendorong pertumbuhan baru. Lanjutkan memanen batangnya saja atau biarkan batangnya matang lalu cabut seluruh tanamannya. Potong batang dari pangkal akar dan mulai lagi untuk mendapatkan pasokan seledri yang renyah dan lezat secara terus menerus.

Tinggalkan Balasan