Lalat pantai dan/atau agas jamur sering kali menjadi tamu tak diundang yang mengganggu di rumah kaca . Meski sering ditemukan terbang di area yang sama, apakah ada perbedaan antara lalat pantai dan agas jamur ataukah lalat pantai dan agas jamur sama? Beda sekali, bagaimana cara membedakan lalat jamur dan lalat pantai?
Apakah lalat pantai dan agas jamur itu sama?
Agas jamur dan lalat pantai tumbuh subur dalam kondisi lembab yang biasa ditemukan di rumah kaca. Penyakit ini lazim terjadi terutama pada saat perbanyakan, produksi sumbat, dan sebelum sistem perakaran tanaman terbentuk dengan baik.
Agas jamur dan lalat pantai termasuk dalam ordo Diptera, bersama dengan lalat, pengusir hama, nyamuk , dan pengusir hama . Walaupun sama-sama mengganggu manusia, hanya agas jamur yang menyebabkan kerusakan pada tanaman (biasanya akar tempat larva mencari makan), jadi tidak, keduanya tidak sama.
Bagaimana Mengenalinya Agas Jamur Dari Lalat Pantai
Belajar mengenali perbedaan antara serangga agas pantai dan agas jamur akan membantu petani mengembangkan program pengendalian hama yang efektif.
Agas jamur ( Bradysia ) terbang rendah dan sering terlihat hinggap di tanah pot. Warnanya coklat tua sampai hitam dan menyerupai nyamuk. Larvanya berupa belatung tipis, berwarna putih hingga bening dengan kepala berwarna hitam.
Penampilannya lebih kokoh dibandingkan agas jamur, lalat pantai ( Scatella ) menyerupai lalat buah dengan antena pendek. Mereka adalah burung yang sangat kuat dengan sayap gelap dengan lima titik terang. Larva mereka buram dan tidak memiliki kepala yang jelas. Larva dan pupa mempunyai sepasang saluran pernapasan di ujung posteriornya.
Agas jamur versus lalat pantai
Seperti telah disebutkan, agas jamur terbang rendah dan lebih mungkin ditemukan beristirahat di tanah, sementara lalat pantai berdengung. Lalat pantai memakan alga dan biasanya ditemukan di daerah genangan air atau di bawah kawanan.
Lalat pantai sebenarnya hanyalah pengganggu, sedangkan agas jamur memakan bahan organik yang membusuk, jamur, dan ganggang yang ditemukan di dalam tanah. Jika populasinya tidak dikendalikan, mereka dapat merusak akar dengan cara memberi makan atau membuat terowongan. Biasanya kerusakan ini hanya terjadi pada tanaman muda dan stek, meskipun dapat merusak tanaman yang lebih besar. Luka akibat memakan larva membuat tanaman terkena penyakit jamur, terutama jamur busuk akar.
Pengendalian lalat pantai dan/atau agas jamur
Agas jamur dewasa dapat dijebak dengan menggunakan perangkap lengket berwarna kuning yang dipasang secara horizontal pada tajuk tanaman. Lalat pantai tertarik pada perangkap lengket berwarna biru. Gunakan 10 perangkap per 1.000 kaki persegi (93 m²).
Buang semua media tanam dan sisa tanaman yang terserang. Jangan menyirami tanaman secara berlebihan karena akan menyebabkan tumbuhnya alga. Pupuk berlebih juga mendorong pertumbuhan alga. Jika hama merupakan masalah serius, gantilah tanah pot yang Anda gunakan dengan tanah yang mengandung lebih sedikit bahan organik.
Ada beberapa pestisida yang tersedia untuk mengendalikan lalat pantai dan agas jamur. Konsultasikan dengan lembaga penyuluhan setempat Anda untuk informasi tentang pengendalian bahan kimia. Bacillus thuringiensis israelensis juga dapat digunakan untuk mengendalikan agas jamur.