Siapapun yang menanam padi harus mempelajari dasar-dasar penyakit yang menyerang padi-padian ini. Penyakit yang sangat merusak disebut penyakit hawar pelepah padi. Apa itu penyakit hawar pelepah padi? Apa penyebab penyakit hawar pelepah padi? Baca terus untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan Anda tentang mendiagnosis dan mengobati penyakit hawar pelepah padi.
Apa itu penyakit hawar pelepah padi?
Jika tanaman padi Anda terlihat sakit, kemungkinan besar padi Anda terserang penyakit jamur yang disebut penyakit hawar pelepah padi. Apa itu penyakit hawar pelepah padi? Ini adalah penyakit padi yang paling merusak di banyak negara bagian.
Bencana ini tidak hanya menimpa padi. Tanaman lain juga dapat menjadi inang bagi penyakit hawar pelepah ini. Ini termasuk kedelai , kacang-kacangan , sorgum , jagung , tebu, rumput, dan beberapa rumput. Patogen yang merusak adalah Rhizoctonia solani .
Apa saja gejala penyakit hawar pelepah padi?
Gejala awal penyakit hawar pelepah berupa lingkaran lonjong pada daun tepat di atas permukaan air. Biasanya berwarna pucat, krem sampai hijau pucat, dengan pinggiran lebih gelap. Carilah lesi ini di persimpangan daun dan pelepah tanaman padi. Lesi dapat berkumpul seiring perkembangan penyakit dan berpindah ke tanaman.
Apa penyebab penyakit hawar pelepah padi?
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, penyakit ini disebabkan oleh jamur Rhizoctonia solani . Jamur tumbuh di dalam tanah dan melewati musim dingin dari tahun ke tahun di dalam tanah sebagai struktur keras dan tahan cuaca yang disebut sklerotium. Sklerotium mengapung di air banjir padi dan jamur menginfeksi selubung tanaman padi lain yang bersentuhan dengannya.
Kerusakan akibat penyakit hawar pelepah padi bervariasi. Hal ini berkisar dari infeksi minimal pada daun, infeksi pada biji-bijian, hingga kematian tanaman. Kuantitas dan kualitas biji-bijian berkurang karena infeksi penyakit busuk daun menghalangi air dan unsur hara berpindah ke biji-bijian.
Bagaimana cara mengobati penyakit hawar pelepah padi?
Untungnya, penyakit hawar pelepah padi dapat diatasi dengan pendekatan pengelolaan hama terpadu. Langkah pertama dalam memberantas penyakit hawar pelepah padi adalah dengan memilih varietas padi yang tahan.
Selain itu, Anda harus menerapkan praktik budaya yang baik dalam hal jarak tanam padi (15 hingga 20 tanaman/per kaki persegi (0,1 m²)) dan waktu tanam. Penanaman dini dan pemberian nitrogen berlebihan harus dihindari. Aplikasi fungisida pada daun juga bekerja dengan baik untuk mengendalikan penyakit hawar pelepah padi.