Dengan begitu banyaknya jenis pupuk yang beredar di pasaran, saran sederhana untuk “memupuk secara teratur” bisa terasa membingungkan dan rumit. Topik tentang pupuk juga bisa menjadi sedikit kontroversial, karena banyak tukang kebun yang ragu menggunakan apa pun yang mengandung bahan kimia pada tanamannya, sementara tukang kebun lainnya tidak peduli dengan penggunaan bahan kimia di kebun. Inilah salah satu alasan mengapa ada begitu banyak jenis pupuk yang tersedia bagi konsumen. Namun, alasan utamanya adalah tanaman yang berbeda dan jenis tanah yang berbeda memiliki kebutuhan unsur hara yang berbeda pula. Pupuk dapat memberikan unsur hara tersebut secara segera atau perlahan seiring berjalannya waktu. Artikel ini akan membahas hal terakhir dan menjelaskan manfaat penggunaan pupuk slow release.
Apa itu pupuk slow release?
Singkatnya, pupuk lepas lambat adalah pupuk yang melepaskan unsur hara dalam jumlah kecil dan konsisten dari waktu ke waktu. Ini bisa berupa pupuk organik alami yang menambah unsur hara ke dalam tanah saat terurai secara alami. Namun yang sering terjadi, jika suatu produk disebut pupuk lepas lambat, produk tersebut merupakan pupuk yang dilapisi dengan resin plastik atau polimer berbasis sulfur yang akan terurai secara perlahan jika terkena air, panas, sinar matahari, dan/atau mikroba tanah.
Pupuk lepas cepat dapat diterapkan secara berlebihan atau diencerkan secara tidak tepat, sehingga dapat mengakibatkan tanaman terbakar. Mereka juga dapat dengan cepat tersapu dari tanah melalui hujan atau penyiraman secara teratur. Penggunaan pupuk slow release menghilangkan risiko pupuk terbakar , namun tetap berada di dalam tanah lebih lama.
Per pon, biaya pupuk slow release umumnya sedikit lebih tinggi, namun frekuensi penerapan pupuk slow release jauh lebih sedikit, sehingga biaya kedua jenis pupuk sepanjang tahun sangat sebanding.
Gunakan pupuk slow release
Pupuk lepas lambat tersedia dan digunakan pada semua jenis tanaman: rumput, tanaman semusim, tanaman keras, semak dan pohon. Semua perusahaan pupuk besar, seperti Scotts, Schultz, Miracle-Gro, Osmocote, dan Vigoro, memiliki lini pupuk slow release mereka sendiri.
Pupuk slow release ini mempunyai jenis peringkat NPK yang sama dengan pupuk segera rilis, misalnya 10-10-10 atau 4-2-2. Jenis pupuk slow release yang Anda pilih mungkin bergantung pada merek yang Anda sukai, tetapi juga harus dipilih berdasarkan tanaman yang menjadi tujuan pupuk tersebut.
Pupuk rumput lepas lambat, misalnya, biasanya memiliki kadar nitrogen lebih tinggi, seperti 18-6-12. Pupuk rumput lepas lambat ini sering kali dikombinasikan dengan herbisida untuk gulma rumput biasa. Oleh karena itu penting untuk tidak menggunakan produk seperti ini di hamparan bunga atau di pohon atau semak belukar.
Pupuk lepas lambat untuk tanaman berbunga atau berbuah mungkin memiliki kadar fosfor yang lebih tinggi. Pupuk nabati slow release yang baik juga harus mengandung kalsium dan magnesium . Selalu baca label produk dengan cermat.