Bisakah madu menjadi racun, dan apa yang membuatnya beracun bagi manusia? Madu beracun terjadi ketika lebah mengumpulkan serbuk sari atau nektar dari tanaman tertentu dan membawanya kembali ke sarangnya. Tanaman yang mengandung bahan kimia yang disebut greyanotoxins ini umumnya tidak beracun bagi lebah , namun beracun bagi manusia yang memakan madu.

Namun jangan buru-buru meninggalkan madu yang manis dan menyehatkan. Kemungkinan madu yang Anda suka itu enak. Mari pelajari lebih lanjut tentang apa yang membuat madu beracun dan tanaman madu beracun.

Bisakah madu menjadi racun?

Madu beracun bukanlah sesuatu yang baru. Pada zaman dahulu, madu dari tanaman beracun hampir menghancurkan tentara yang bertempur di wilayah Laut Hitam Mediterania, termasuk tentara Pompey yang Agung.

Pasukan yang memakan madu yang memabukkan itu menjadi mabuk dan mengigau. Mereka menghabiskan beberapa hari yang tidak menyenangkan dengan menderita muntah-muntah dan diare. Meskipun dampaknya secara umum tidak mengancam jiwa, beberapa tentara telah meninggal.

Saat ini, madu dari tanaman beracun menjadi perhatian utama para pelancong yang pernah berkunjung ke Turki.

Tanaman madu beracun

Rhododendron

Keluarga tumbuhan rhododendron mencakup lebih dari 700 spesies, tetapi hanya sedikit yang mengandung greyanotoksin: Rhododendron ponticum dan Rhododendron luteum . Keduanya umum terjadi di daerah terjal di sekitar Laut Hitam.

  • Pontic Rhododendron ( Rhododendron ponticum ): Berasal dari Asia barat daya dan Eropa selatan, semak ini banyak ditanam sebagai tanaman hias dan telah dinaturalisasi di wilayah barat laut dan tenggara Amerika Serikat, Eropa, dan Selandia Baru. Semak ini membentuk semak belukar yang lebat dan dianggap invasif di banyak daerah.
  • Azalea honeysuckle atau azalea kuning ( Rhododendron luteum ): Berasal dari Asia barat daya dan Eropa tenggara, tanaman ini banyak digunakan sebagai tanaman hias dan telah dinaturalisasi di beberapa bagian Eropa dan Amerika Serikat. -Serikat. Meski tidak seagresif Rhododendron ponticum , hal ini bisa menimbulkan masalah. Ia dianggap sebagai spesies invasif bukan asli di beberapa kawasan.

salam gunung

Juga dikenal sebagai calico, mountain laurel ( Kalmia latifolia ) adalah tanaman madu beracun lainnya. Dia berasal dari Amerika Serikat bagian timur. Tanaman ini dibawa ke Eropa pada abad ke-18 dan ditanam sebagai tanaman hias. Madu bisa menjadi racun bagi orang yang memakannya terlalu banyak.

Hindari Madu Beracun

Madu yang dibuat dari tumbuhan yang disebutkan di atas umumnya tidak beracun karena lebah mengumpulkan serbuk sari dan nektar dari berbagai jenis tumbuhan. Masalah muncul ketika lebah memiliki akses terbatas terhadap berbagai macam tanaman dan terutama memanen madu dan serbuk sari dari tanaman beracun tersebut.

Jika Anda khawatir dengan madu yang berasal dari tanaman beracun, sebaiknya jangan makan lebih dari sesendok madu sekaligus. Jika madunya segar, sesendok ini tidak boleh melebihi satu sendok teh.

Mengonsumsi tanaman madu beracun umumnya tidak mengancam jiwa, namun greyanotoksin dapat menyebabkan gangguan pencernaan selama beberapa hari. Dalam beberapa kasus, reaksi mungkin termasuk penglihatan kabur, pusing, dan kesemutan di mulut dan tenggorokan. Lebih jarang, reaksinya mencakup masalah jantung dan paru-paru.

Tinggalkan Balasan