Meskipun bagi sebagian orang tampak sederhana dan lugas, cara menanam umbi bisa sedikit membingungkan bagi sebagian lainnya. Tidak selalu mudah untuk mengetahui arah mana yang terbaik untuk menanam umbi , jadi baca terus untuk mengetahui lebih lanjut.

Apa itu bola lampu?

Umbi biasanya berupa kuncup berbentuk bola. Di sekeliling kuncup terdapat selaput berdaging yang disebut sisik. Sisik-sisik ini mengandung semua makanan yang dibutuhkan umbi dan bunga untuk tumbuh. Ada lapisan pelindung di sekeliling bohlam yang disebut tunik. Terdapat berbagai jenis umbi dengan beberapa perbedaan, namun satu kesamaan yang dimiliki semuanya adalah bahwa umbi tersebut menghasilkan tanaman dari penyimpanan makanan bawah tanah. Semuanya berkinerja terbaik bila ditanam dengan benar.

Umbi dan umbi terlihat sangat mirip. Satu-satunya perbedaan nyata adalah cara mereka menyimpan makanan, dan umbinya jauh lebih kecil dan cenderung lebih rata daripada bulat. Umbi dan akar mirip satu sama lain karena hanya berupa jaringan batang yang membesar. Mereka datang dalam berbagai bentuk dan ukuran, dari datar hingga lonjong dan terkadang berkelompok.

Menanam umbi bunga – ke arah mana

Jadi, ke arah mana Anda menanam umbinya? Bohlamnya bisa membingungkan saat mencoba membedakan atas dan bawah. Sebagian besar, namun tidak semua, bohlam memiliki ujung yang mengarah ke atas. Cara mengetahui arah mana yang naik adalah dengan melihat bohlam dan menemukan ujung yang halus dan bagian bawah yang kasar. Kekasarannya berasal dari akar umbinya. Setelah Anda mengidentifikasi akarnya, menghadapkan ke bawah dengan ujung runcing menghadap ke atas. Ini adalah salah satu cara untuk mengetahui ke arah mana menanam umbi.

Dahlia dan begonia ditanam dari tabung atau umbi, yang lebih datar dibandingkan umbi lainnya. Terkadang sulit menentukan arah penanaman umbi di tanah karena tidak memiliki titik tumbuh yang jelas. Anda bisa menanam umbinya pada sisinya dan umbinya akan keluar dari tanah secara normal. Kebanyakan umbi dapat ditanam dengan sisi cekung (mencelupkan) menghadap ke atas.

Namun, sebagian besar umbi, jika ditanam dengan arah yang salah, masih bisa muncul dari tanah dan tumbuh menuju sinar matahari.

Tinggalkan Balasan