Dari ayam hingga babi , minat memelihara hewan di rumah meningkat secara eksponensial. Tentu saja hal ini bukannya tanpa hambatan. Peraturan kota, kurangnya ruang dan kebutuhan hewan yang kompleks semuanya berkontribusi pada daftar panjang pertimbangan sebelum memutuskan untuk mengambil langkah selanjutnya dalam peternakan hewan. Sangat mudah untuk memahami mengapa beberapa orang mencari pilihan yang perawatannya rendah.
Bagi banyak orang, memelihara kelinci di halaman belakang adalah pilihan yang tepat untuk memanfaatkan ruang yang tersedia secara efisien.
Bisakah Anda memelihara kelinci di luar?
Ada banyak alasan untuk mulai beternak kelinci di halaman belakang. Kelinci di kebun adalah cara terbaik untuk mendapatkan pupuk kandang gratis . Meskipun beberapa orang mungkin memelihara kelinci sebagai hewan peliharaan, yang lain mungkin memilih untuk memelihara kelinci untuk diambil dagingnya . Apapun tujuannya, penting untuk memahami kebutuhan spesifik mereka.
Yang terpenting, pemilik kelinci harus mempertimbangkan kebutuhan kelinci akan perlindungan dari faktor-faktor seperti kondisi cuaca dan calon predator. Oleh karena itu, beternak kelinci di luar ruangan dapat dilakukan dengan mudah dan efisien.
Cara beternak kelinci
Saat memelihara kelinci di halaman belakang, Anda perlu memastikan akses ke tempat berlindung dan makanan. Jenis tempat berlindung yang dibutuhkan bergantung pada jenis dan jumlah kelinci. Meskipun kandang kelinci adalah pilihan yang bagus untuk kelinci bertubuh kecil, kelinci yang lebih besar mungkin memerlukan kandang khusus.
Kelinci harus memiliki tempat berlindung yang cukup, termasuk tempat berteduh, dan akses ke area sejuk saat cuaca sangat panas. Meskipun banyak kelinci tahan terhadap dingin, panas bisa menjadi masalah tersendiri. Peralatan lain yang dibutuhkan termasuk tempat makan, tempat minum, dan kotak sarang.
Saat meneliti cara beternak kelinci di luar ruangan, Anda juga perlu memeriksa apakah memelihara kelinci di halaman belakang di wilayah Anda legal atau tidak. Banyak kota dan wilayah perkotaan memiliki peraturan ketat mengenai pemeliharaan hewan di dalam batas kota.
Pembatasan ini dapat berdampak signifikan pada jumlah (jika ada) kelinci yang diperbolehkan, serta jenis tempat penampungan yang dapat dibangun. Memeriksa peraturan setempat terlebih dahulu dapat menyelamatkan banyak sakit kepala dan stres.