Jintan adalah ramuan beraroma dan aromatik. Biji jintan adalah bagian tanaman yang paling banyak dimanfaatkan dan dapat digunakan dalam makanan yang dipanggang, sup, semur, dan makanan lainnya, namun semua bagian tanaman dapat dimakan. Menanam biji jintan memerlukan sedikit kesabaran, karena tanaman jintan merupakan tanaman dua tahunan dan hanya tumbuh secara vegetatif pada musim pertama. Tanaman jintan menyerupai wortel dan menghasilkan biji pada tahun kedua.
Pelajari lebih lanjut tentang pabrik jintan
Tanaman jintan ( Carum carvi ) adalah tanaman herba dua tahunan yang tumbuh setinggi 30 inci (75 cm). Tanaman ini hanya tumbuh setinggi sekitar 8 inci (20 cm) pada musim pertama dengan dedaunan seperti wortel dan akar tunggang yang panjang. Pada tahun kedua, ukuran tanaman akan menjadi tiga kali lipat dan dedaunan akan menjadi lebih berbulu dengan batang yang kokoh. Bunga putih kecil muncul di umbel, yang dimulai pada bulan Mei dan berlangsung hingga akhir musim panas. Bunga bekasnya menghasilkan biji kecil, keras, berwarna coklat, bumbu jintan yang merupakan komponen penting dalam banyak masakan daerah.
Cara Menanam Jintan
Bumbu jintan adalah ramuan yang kurang dimanfaatkan dan jarang ditanam di sebagian besar kebun ramuan. Tanaman ini berasal dari Eropa dan Asia Barat di mana ia tumbuh subur di bawah sinar matahari penuh dan tanah yang memiliki drainase baik dengan pH 6,5 hingga 7,0. Ini bukan tanaman yang baik untuk iklim panas dan lembab dan lebih menyukai daerah beriklim sejuk. Taburkan benih sedalam 1/2 inci (1 cm) di musim gugur atau musim semi.
Setelah benih berkecambah, tipiskan tanaman jintan dengan jarak 20 hingga 31 cm. Di iklim yang lebih dingin, mulsa akar tanaman dengan jerami atau mulsa organik, yang akan menambah nutrisi pada tanah.
Perkecambahan terjadi secara lambat dan sporadis saat menanam biji jintan, dan herba dapat ditumpangsarikan untuk membantu mencegah gulma dan mengatur kondisi tanah.
Menanam jintan hanya membutuhkan sedikit usaha, tetapi kelembapan yang cukup merupakan pertimbangan penting selama tahun pertama. Dedaunan tanaman jintan harus tetap kering selama pengairan, jadi selang taman adalah cara yang bagus untuk menjaga tingkat kelembapan tanah tetap tinggi.
Pangkas tanaman di musim gugur karena tanaman akan mati dan tumbuh kembali di musim semi. Jintan memiliki sedikit masalah hama atau penyakit. Tanam tanaman kedua setahun setelah tanaman pertama untuk produksi yang konsisten.
Panen jintan
Menanam jintan memberi Anda sumber rempah segar yang dapat beradaptasi dan disimpan dengan baik. Semua bagian tanaman jintan bisa dimakan. Panen daunnya pada tahun pertama atau kedua untuk menambah rasa pada salad. Ketika tanaman telah menghasilkan biji, gali akar tunggangnya dan gunakan seperti yang Anda lakukan pada sayuran akar lainnya. Benih dipanen ketika warnanya sudah berubah menjadi coklat tua. Potong umbel dari tanaman dan masukkan ke dalam kantong kertas. Biarkan mengering dalam kantong terbuka selama beberapa hari, lalu kocok kantong untuk menghilangkan bumbu jintan.
Kebun herbal menjadi lebih lengkap jika Anda menanam jintan dan menambahkan cita rasa khas pada rak bumbu Anda.