Sudah lama absen dari taman hias Amerika, mandrake ( Mandragora officinarum ), juga disebut apel Setan, kini muncul kembali, sebagian berkat buku dan film Harry Potter. Tanaman mandrake mekar di musim semi dengan bunga-bunga cantik berwarna biru dan putih, dan di akhir musim panas tanaman menghasilkan buah beri merah-oranye yang cantik (tetapi tidak dapat dimakan). Teruslah membaca untuk informasi mandrake lebih lanjut.

Apa itu tanaman mandrake?

Dedaunan mandrake yang keriput dan renyah mungkin mengingatkan Anda pada daun tembakau. Panjangnya mencapai 16 inci (41 cm), tetapi letaknya rata dengan tanah, sehingga tinggi tanaman hanya mencapai 2 hingga 6 inci (5 hingga 15 cm). Di musim semi, bunga bermekaran di tengah tanaman. Buah beri muncul di akhir musim panas.

Akar mandrake panjangnya bisa mencapai 1 m dan terkadang terlihat sangat mirip dengan sosok manusia. Kemiripan ini dan fakta bahwa memakan bagian tanaman menyebabkan halusinasi telah memunculkan tradisi cerita rakyat dan okultisme yang kaya. Beberapa teks spiritual kuno menyebutkan khasiat mandrake dan masih digunakan sampai sekarang dalam tradisi pagan kontemporer seperti Wicca dan Odinisme.

Seperti banyak anggota keluarga Nightshade , mandrake berbisa. Ini hanya boleh digunakan di bawah pengawasan profesional.

Informasi Mandrake

Mandrake kuat di zona USDA 6 hingga 8. Menanam mandrake di tanah yang dalam dan subur sangatlah mudah, namun akarnya akan membusuk di tanah yang memiliki drainase buruk atau tanah liat . Mandrake membutuhkan sinar matahari penuh atau teduh parsial .

Tanaman ini membutuhkan waktu sekitar dua tahun untuk tumbuh dan berbuah. Selama periode ini, sirami tanah dengan baik dan beri makan tanaman setiap tahun dengan satu sekop kompos .

Jangan pernah menanam mandrake di tempat anak-anak bermain atau di kebun sayur yang dapat disalahartikan sebagai tanaman yang dapat dimakan. Bagian depan perbatasan abadi dan taman berbatu atau pegunungan adalah tempat terbaik untuk mandrake di taman. Di dalam wadah, tanaman tetap kecil dan tidak pernah menghasilkan buah.

Perbanyak mandrake dari stek atau biji, atau dengan membagi umbi. Panen benih dari buah beri yang terlalu matang di musim gugur. Tanam benih dalam wadah yang terlindung dari cuaca musim dingin. Pindahkan ke kebun setelah dua tahun.

Tinggalkan Balasan