Meskipun bunganya yang berwarna putih krem yang harum, terletak di antara dedaunan hijau yang mengilap, membuat tanaman kacapiring ( Gardenia augusta syn. G. jasminoides ) menjadi tambahan yang populer di dalam atau di sekitar rumah, keindahan menakjubkan ini bukanlah satu-satunya tanaman yang paling mudah untuk dibudidayakan. Tukang kebun sering kali mengalami masalah tunas kacapiring yang rontok atau tunas kacapiring yang gagal mekar. Mari kita lihat beberapa masalah yang dapat menyebabkan hal ini.

Tunas berjatuhan di semak kacapiring

Masalah yang umum terjadi adalah tunas kacapiring rontok dari tanaman. Hal ini bisa disebabkan oleh berbagai hal. Mungkin alasan paling umum mengapa tunas kacapiring rontok adalah perubahan lokasi. Gardenia tidak suka diganggu. Mereka sangat sensitif terhadap gerakan atau bahkan sentuhan. Usahakan untuk menyimpan tanaman berbunga kacapiring di satu tempat, gerakkan sesedikit mungkin.

Jatuhnya tunas pada semak kacapiring juga bisa disebabkan oleh penyiraman yang tidak tepat. Gardenia ingin tetap lembab. Jika dibiarkan terlalu kering, mereka akan bereaksi dengan menundukkan kepala. Penyiraman yang tidak mencukupi dan udara yang terlalu kering menyebabkan pembusukan tunas. Jaga agar tanah tetap lembab dan tingkatkan tingkat kelembapan.

Tunas Gardenia tidak mekar

Bahkan di saat terbaik sekalipun, masalah dengan kuncup bunga gardenia bisa saja terjadi. Misalnya, masalah yang umum terjadi adalah ketika kuncup gardenia gagal mekar . Kurangnya kelembapan seringkali menjadi penyebabnya. Oleh karena itu, Anda harus meningkatkan tingkat kelembapan di dalam rumah dengan menggunakan pelembab udara atau dengan meletakkan nampan batu berisi air di bawah pot.

Perubahan musim juga dapat menghambat pembungaan, karena bunga kacapiring datang dan pergi seiring musim.

Cegah tunas kacapiring agar tidak rontok dari tanaman

Perawatan bunga gardenia yang tepat akan membantu mencegah tunas gardenia berguguran. Terkadang kuncup gardenia tidak mekar atau rontok, hal ini disebabkan oleh perawatan yang tidak tepat. Bunga Gardenia membutuhkan banyak cahaya, namun sebaiknya hindari sinar matahari langsung.

Tanaman ini juga lebih suka dijaga tetap lembab, tidak basah, tetapi memerlukan kondisi yang sedikit lebih kering selama periode tidak berbunga. Jika memungkinkan, gunakan tanah pot berbahan dasar gambut . Meskipun tanaman berbunga gardenia mentolerir berbagai suhu, mereka lebih menyukai malam yang sejuk, antara 60 dan 65 derajat F. (16-18 C), dan hari-hari yang lebih hangat, sekitar sepuluh derajat lebih hangat.

Bunga Gardenia tumbuh subur dalam kondisi lembab, jadi menggunakan pelembab udara atau nampan kerikil sangatlah penting, terutama di musim dingin. Gardenia mendapat manfaat dari dosis pupuk bulanan dan, meskipun tidak diperlukan, gardenia dapat dipangkas untuk mendapatkan bentuknya setelah pembungaan selesai.

Masalah Lain dengan Gardenia

Selain kuncup yang tidak mekar dan kuncup rontok pada semak kacapiring, masalah lain mungkin terjadi, seperti daun yang menguning atau berguguran. Paparan suhu ekstrim, terutama dingin, dapat menyebabkan semua masalah tersebut. Pastikan tanaman kacapiring dijauhkan dari angin.

Penyiraman yang tidak tepat akibat penyiraman yang berlebihan juga dapat menimbulkan masalah. Periksa apakah tanaman terlalu basah. Gunakan juga air suling jika memungkinkan, karena kacapiring sensitif terhadap kerak kapur dalam jumlah besar yang ditemukan dalam air keran biasa.

Jatuhnya daun atau kuncup sering terjadi jika tanaman kacapiring terlalu kering, baik karena kurangnya kelembapan di tanah maupun udara. Sekali lagi, meningkatkan kelembapan dapat membantu.

Kondisi cahaya yang buruk adalah kemungkinan penyebab lainnya. Simpan kacapiring di tempat yang cukup terang.

Menanam bunga kacapiring tidak harus menjadi tugas. Berikan perawatan terbaik dan optimal dan tanaman luar biasa ini akan menghadiahi Anda bunga yang indah dan harum.

Tinggalkan Balasan