Busuk akar cucurbit monosporascus adalah penyakit serius yang menyerang melon dan, pada tingkat lebih rendah, tanaman cucurbit lainnya. Masalah yang cukup baru pada tanaman melon, hilangnya busuk akar pada mentimun dapat berkisar antara 10-25% hingga 100% pada produksi lahan komersial. Patogen tersebut dapat hidup di dalam tanah selama beberapa tahun sehingga menyulitkan pengobatan cucurbita monsporascus. Artikel berikut membahas penyakit busuk akar monosporascus pada mentimun dan cara penanganan penyakitnya.
Apa itu Busuk Akar Cucurbit Monosporascus?
Busuk akar mentimun adalah penyakit jamur yang ditularkan melalui tanah dan menginfeksi akar yang disebabkan oleh patogen Monosporascus meriamballus yang pertama kali diamati di Arizona pada tahun 1970. Sejak itu, penyakit ini juga ditemukan di Texas, Arizona, dan California di Amerika Serikat. seperti negara-negara lain. seperti Meksiko, Guatemala, Honduras, Spanyol, Israel, Iran, Libya, Tunisia, Pakistan, India, Arab Saudi, Italia, Brasil, Jepang, dan Taiwan. Di semua wilayah tersebut, faktor umum adalah kondisi panas dan gersang. Selain itu, tanah di daerah tersebut cenderung bersifat basa dan banyak mengandung garam.
Mentimun yang terkena patogen ini berukuran kecil dengan kandungan gula rendah dan rentan terhadap kerusakan akibat sinar matahari.
Gejala Busuk Akar Monosporascus pada Cucurbits
Gejala M. canonballus biasanya baru terlihat menjelang panen. Tanaman menguning, layu dan daun mati. Seiring berkembangnya penyakit, seluruh tanaman mati sebelum waktunya.
Meskipun patogen lain menyebabkan gejala serupa, M. canonballus dibedakan berdasarkan berkurangnya panjang tanaman merambat yang terinfeksi dan tidak adanya lesi pada bagian tanaman yang terlihat. Selain itu, akar yang terinfeksi busuk akar cucurbit akan memiliki perithecia hitam yang terlihat pada struktur akar yang tampak seperti pembengkakan kecil berwarna hitam.
Meskipun jarang, kadang-kadang terjadi pencoklatan vaskular. Area akar tunggang dan beberapa akar lateral akan memiliki area gelap yang mungkin menjadi nekrotik.
Pengobatan cucurbit monosporastik
M. canonballus ditularkan melalui penanaman tanaman yang terinfeksi dan penanaman kembali tanaman cucurbit di lahan yang terinfeksi. Kecil kemungkinannya penyakit ini ditularkan melalui pergerakan air seperti hujan deras atau irigasi.
Penyakit ini sering kali berasal dari tanah dan disukai oleh budidaya mentimun yang berkelanjutan. tanah Meskipun fumigasi efektif, namun biayanya juga mahal. Cucurbit tidak boleh ditanam di daerah yang terdapat bukti infeksi penyakit ini terus-menerus. Rotasi tanaman dan praktik budaya yang baik adalah metode terbaik untuk tidak mengendalikan penyakit ini.
Perawatan fungisida yang diterapkan segera setelah tanaman muncul telah terbukti efektif dalam mengendalikan busuk akar Monosporascus pada mentimun.