Kapan Anda memilih buah markisa? Menariknya, buah tersebut tidak dipanen dari pokoknya, melainkan siap disantap saat jatuh dari tanamannya. Buah-buahan matang pada waktu yang berbeda-beda dalam setahun tergantung pada zona penanaman. Fakta-fakta ini membuat sulit untuk mengetahui kapan harus memanen buah markisa, terutama di daerah yang lebih dingin. Hal lain yang perlu dipertimbangkan adalah spesies dan lokasi. Kedua varietas buah tersebut masing-masing memiliki masa kematangan yang berbeda, buah berwarna ungu matang lebih awal dibandingkan buah berwarna kuning. Uji kematangan dan waktu panen buah markisa yang paling baik adalah uji rasa. Makanlah dalam perjalanan menuju panen buah-buahan manis dan asam yang sukses.
Kapan Anda memilih buah markisa?
Tanaman merambat markisa merupakan tanaman subtropis hingga tropis yang tidak tahan terhadap suhu beku. Ini diklasifikasikan dalam dua bentuk, spesies kuning dan ungu . Setiap bentuk memiliki sedikit perbedaan selain perbedaan warna yang jelas, dengan tanaman anggur buah ungu merupakan varietas yang lebih kuat yang tahan terhadap iklim sedang dengan sedikit perlindungan. Di daerah yang lebih dingin, buah akan matang lebih lambat dibandingkan buah yang ditanam di daerah yang hangat dan memiliki musim yang panjang. Kunci untuk mengetahui cara memanen buah markisa terletak pada pengalaman dan preferensi rasa.
Buah markisa ungu merupakan tanaman asli Brazil dan banyak ditanam di daerah tropis dan subtropis. Tanaman merambat ini tampaknya memiliki toleransi yang lebih besar terhadap kondisi yang lebih dingin dan matang lebih lambat dibandingkan sepupunya yang berwarna emas. Asal usul bentuk kuningnya tidak diketahui, tetapi disebut juga markisa tropis. Buah umumnya mulai muncul pada tanaman merambat yang berumur satu hingga tiga tahun, dan buah muncul lebih awal di daerah yang lebih hangat.
Tanaman anggur buah kuning mekar dari bulan April hingga November sedangkan tanaman anggur ungu mekar dari bulan Maret hingga April. Buah diperkirakan akan matang 70 hingga 80 hari setelah penyerbukan . Artinya, waktu panen buah markisa adalah sekitar akhir musim panas hingga musim gugur untuk tanaman merambat ungu dan dapat berlanjut hingga musim dingin untuk tanaman merambat kuning.
Cara memanen buah markisa
Anda akan mengetahui waktunya memanen ketika buah sudah montok, agak lentur, dan berwarna penuh. Dalam bentuk kuning warnanya emas tua dan buah ungu hampir hitam. Buah markisa yang agak keriput sudah sangat matang dan rasanya lebih manis dibandingkan buah markisa yang berkulit halus.
Buah yang paling matang akan jatuh begitu saja dari pokoknya, jadi jagalah area di bawah tanaman Anda tetap bersih agar buahnya lebih mudah ditemukan. Buah yang masih merambat dan sudah berubah warna menjadi hijau menjadi ungu atau kuning juga sudah matang dan bisa dipetik langsung dari pohonnya.
Berikan saja sentuhan ringan pada buah markisa saat memetik buah markisa dari pokoknya. Buah markisa hijau tidak akan matang sepenuhnya pada pokoknya, tetapi buah yang matang akan menghasilkan rasa yang lebih dalam dan manis jika tidak digunakan selama beberapa hari.
Melestarikan buah markisa
Setelah buah markisa dipetik, Anda bisa menyimpannya selama seminggu atau lebih di lemari es. Saat memetik buah markisa, letakkan di dalam kotak atau peti yang dapat bersirkulasi udara. Jangan gunakan tas, karena buah bisa berjamur.
Cuci dan keringkan buah dan simpan di lemari es atau di dalam kantong jaring. Petani komersial melapisi buah dengan parafin untuk memudahkan pengiriman dan menjaga buah tetap segar hingga 30 hari.
Jika Anda ingin buahnya lebih matang, diamkan di meja dapur selama beberapa hari. Rasanya akan lebih lembut dan seimbang. Gunakan buah markisa segar sebagai bumbu atau dimasak untuk ditambahkan pada makanan penutup. Rasanya yang kaya juga digunakan dalam koktail, dalam bentuk jus, dan es krim yang lezat.