Ingin tahu cara memanen soba? Kami akan memberi tahu Anda semua yang perlu Anda ketahui, mulai dari waktu, perontokan, hingga penyimpanan.

Apa itu soba?

Soba, biji-bijian bebas gluten yang populer dalam pancake dan roti, dapat dengan mudah ditanam di kebun sayur. Ini adalah tanaman yang tumbuh cepat dan menghasilkan benih dalam 12 minggu. Selain itu, pemanenan soba dapat dilakukan dengan tangan dan peralatan seadanya.

Kapan memanen soba

Soba merupakan tanaman yang tidak dapat ditentukan, artinya ia terus menghasilkan biji hingga mati karena embun beku. Jadi tidak semua benih akan matang dan matang secara bersamaan. Hal ini membuat soba lebih sulit dipanen dibandingkan kebanyakan biji-bijian.

Petani komersial memanen ladang soba mereka ketika 75% benih telah mencapai kematangan. Hal ini memerlukan pemeriksaan yang cermat terhadap hasil panen, karena sekam yang baru terbentuk akan kosong dan tidak boleh dihitung. Setelah tanaman siap dipanen, petani langsung menggabungkannya atau memotongnya dan membiarkan tanaman mengering di lahan sebelum dirontokkan.

Cara memanen soba di kebun

Sebagai tukang kebun rumahan, Anda memiliki beberapa pilihan untuk memanen tanaman ini. Biji soba pertama kali matang di bagian bawah tanaman.

1. Panen dengan tangan

Salah satu caranya adalah dengan memanen soba dengan tangan saat bijinya sudah matang. Hal ini mungkin membosankan dan harus dilakukan secara teratur untuk menghindari kerugian akibat pecahnya benih.

2. Potong dan keringkan

Tukang kebun juga dapat memotong dan mengeringkan tanamannya di kebun, seperti yang dilakukan petani komersial. Idealnya, hal ini dilakukan ketika 75% benih telah mencapai kematangan. Mulailah memeriksa tanaman 10 minggu setelah tanam dan hitung hanya sekam yang mengandung biji.

Untuk cara ini, peralatan pemanenan soba yang Anda perlukan hanyalah alat pemotong. Gunting pagar atau sabit dapat melakukan pekerjaan ini dengan sangat baik. Untuk mencegah benih pecah, potong tanaman saat basah karena embun. Biarkan tanaman benar-benar kering di kebun sebelum dipanen.

3. Tunggu sampai beku

Opsi ketiga adalah menyinkronkan panen soba dengan embun beku pertama di musim gugur. Soba adalah tanaman yang sensitif terhadap dingin. Setelah embun beku mematikan tanaman, benih akan matang lebih merata. Tanaman kemudian dapat dipotong dan dikeringkan. Namun, sulit memperkirakan secara akurat kapan embun beku akan tiba.

Apa yang harus dilakukan setelah memanen soba

Mengirik dan mengeringkan soba

Saat tanaman soba kering, bijinya dapat dicabut dari tanaman dengan cara dirontokkan. Pukulan antik atau buatan sendiri dapat digunakan, tetapi tukang kebun modern mendapati bahwa memukulkan tanaman kering ke bagian dalam tempat sampah yang bersih juga bisa digunakan.

Sisa-sisa tanaman yang terdapat pada benih dapat dihilangkan dengan cara menuangkan benih di antara dua wadah di depan kipas angin. Benih yang bersih mungkin perlu dikeringkan dengan udara atau ditempatkan dalam dehidrator makanan dengan suhu di bawah 110 derajat F (43 C) untuk menyelesaikan proses pengeringan.

Giling soba

Meskipun gandum dan biji-bijian lainnya dapat digiling utuh menggunakan blender atau penggiling kopi, kulit soba cenderung pahit dan sebaiknya dihilangkan dengan penggiling biji-bijian. Pabrik gandum yang digerakkan dengan tangan relatif murah.

Apakah soba merupakan alergen?

Perhatikan bahwa soba adalah alergen makanan yang umum pada manusia. Kehati-hatian harus diberikan saat memasukkannya ke dalam makanan atau saat mengonsumsi produk soba dalam jumlah besar. Alergi soba dapat dengan cepat menyebabkan anafilaksis pada orang yang sensitif. Hal ini juga diketahui menyebabkan fotosensitifitas, jadi berhati-hatilah!

Tinggalkan Balasan