Mempelajari kapan memanen terong akan menghasilkan buah yang paling enak dan empuk. Membiarkan terong terlalu lama dipanen akan menghasilkan terong yang pahit, kulitnya keras, dan bijinya besar. Mempelajari cara memanen terong dengan benar membutuhkan latihan, tetapi tidak akan memakan waktu lama sebelum Anda bisa memetik terong seperti seorang profesional.
Kapan memanen terong
Sebagai anggota keluarga nightshade dan kerabat tomat , penampilan kulitnya mungkin mengarahkan Anda untuk memetik terung . Kulitnya harus berkilau dan halus. Pemanenan terong dapat dimulai saat buahnya sudah besar dan kecil, namun menanam buah hingga berukuran penuh sebelum panen terong akan menghasilkan lebih banyak buah yang dapat dimanfaatkan.
Pemanenan terong sebaiknya dilakukan ketika daging bagian dalam berwarna krem, buahnya keras dan sebelum bijinya terlihat. Untuk mengetahui kapan harus memanen terong, buah mungkin perlu dipotong untuk mengetahui warna daging dan ukuran bijinya. Warna kulit dan ukuran buah juga akan menentukan kapan sebaiknya panen terong dimulai.
Setelah Anda mempelajari cara memanen terong, Anda perlu mengurangi jumlah buah yang dipotong. Anda bisa menentukan kapan mulai memanen terong hanya dengan melihat buahnya.
Pilih terong
Setelah Anda menentukan waktu untuk mulai memanen terong, kenakan sarung tangan dan baju lengan panjang, karena batang terong memiliki duri yang dapat mengiritasi kulit.
Saat memanen terong, perlakukan buahnya dengan hati-hati karena mudah memar. Pemanenan terong dilakukan dengan memotong potongan pendek batang di atas kelopak (tutup) yang menempel di bagian atas buah. Gunakan gunting kebun atau pisau tajam.
Memanen terong pada masa puncaknya dapat memakan waktu beberapa hari hingga beberapa minggu, dan seringnya memanen terong akan meningkatkan hasil buah yang lebih besar.