Sebagian besar dari kita mungkin pernah makan makanan Cina yang di Amerikanisasi. Tauge adalah salah satu bahan yang paling umum. Tahukah Anda bahwa yang kita sebut tauge kemungkinan besar adalah tauge? Apa itu kacang hijau dan informasi lain tentang kacang hijau apa yang bisa kita temukan? Mari kita cari tahu!
Apa itu kacang hijau?
Biji kacang hijau dikecambahkan untuk digunakan segar atau kalengan. Kacang berprotein tinggi ini, 21 hingga 28 persen, juga kaya akan sumber kalsium, fosfor, dan vitamin lainnya. Bagi masyarakat di daerah yang kekurangan protein hewani, kacang hijau merupakan sumber protein yang penting.
Kacang hijau adalah bagian dari keluarga sayuran dan berkerabat dengan adzuki dan kacang tunggak. Tanaman semusim musim panas ini bisa berjenis tegak atau merambat. Bunga kuning pucat tumbuh dalam kelompok 12 hingga 15 di bagian atas.
Bila sudah matang, polongnya berbulu halus, panjang sekitar 12,5 cm, berisi 10 hingga 15 biji, dan warnanya bervariasi dari coklat kekuningan hingga hitam. Warna bijinya juga bervariasi, bisa berwarna kuning, coklat, berbintik-bintik hitam, atau bahkan hijau. Kacang hijau melakukan penyerbukan sendiri.
Informasi Kacang Hijau
Kacang hijau ( Vigna radiata ) telah dibudidayakan di India sejak zaman dahulu dan masih ditanam di Asia Tenggara, Afrika, Amerika Selatan, dan Australia. Kacang dapat memiliki nama berbeda seperti:
- gram hijau
- gram emas
- luto
- melihat
- Moyashimamae
- ya ampun
- kacang cincang suey
Di Amerika, tanaman kacang hijau disebut buncis. Saat ini, antara 15 dan 20 juta pon kacang hijau dikonsumsi setiap tahun di Amerika Serikat, hampir 75 persen di antaranya diimpor.
Kacang hijau dapat digunakan dalam bentuk kecambah, segar atau kalengan, atau sebagai kacang kering dan dapat digunakan sebagai pupuk hijau dan pakan ternak. Kacang yang dipilih untuk perkecambahan harus berkualitas tinggi. Umumnya yang dipilih adalah benih berukuran besar dengan warna hijau cerah. Benih yang tidak memenuhi standar perkecambahan digunakan untuk ternak.
Merencanakan? Teruslah membaca untuk mengetahui cara menanam kacang hijau.
Cara Menanam Kacang Hijau di Kebun
Saat menanam kacang hijau, tukang kebun rumahan harus menggunakan praktik budaya yang sama dengan yang digunakan untuk kacang hijau , hanya saja polongnya akan tetap berada di semak lebih lama agar bijinya mengering. Kacang hijau merupakan tanaman musim hangat dan membutuhkan waktu antara 90 dan 120 hari untuk matang. Kacang hijau bisa ditanam di luar ruangan maupun di dalam ruangan.
Sebelum menabur benih, siapkan bedengan. Kacang hijau menyukai tanah liat dan berpasir yang subur dengan drainase yang sangat baik dan pH 6,2 hingga 7,2. Mengolah tanah untuk menghilangkan gulma, batu besar dan gumpalan dan mengubah tanah dengan beberapa inci kompos. Tanam benih saat tanah sudah menghangat hingga 65 derajat F. (18 C). Taburkan benih sedalam satu inci (2,5 cm) dan jarak dua inci (5 cm) dalam baris dengan jarak 30 hingga 36 inci (76 hingga 91,5 cm). Jaga agar area tersebut bebas dari gulma, namun hati-hati jangan sampai mengganggu akarnya.
Pupuk dengan pakan rendah nitrogen, seperti 5-10-10, dengan takaran 2 pon (1 kg) per 100 kaki persegi (9,5 m²). Kacang mulai terbentuk saat tanaman mencapai tinggi 15 hingga 18 inci (38 hingga 45,5 cm), dan polongnya terus menjadi gelap seiring bertambahnya usia.
Setelah matang (sekitar 100 hari setelah disemai), cabut seluruh tanaman dan gantungkan di garasi atau gudang. Letakkan kertas atau kain bersih di bawah tanaman untuk menampung buah kering yang mungkin terjatuh. Polong tidak semuanya matang pada waktu yang sama, jadi panenlah tanaman ketika setidaknya 60% polong sudah matang.
Keringkan benih sepenuhnya di atas koran. Jika kelembapan tetap ada selama penyimpanan, biji kopi akan rusak. Anda dapat menyimpan kacang yang benar-benar kering dalam wadah kaca yang rapat selama beberapa tahun. Membekukan benih juga merupakan pilihan penyimpanan yang bagus dan mengurangi risiko serangan serangga.
Menanam Kacang Hijau Di Dalam Ruangan
Jika Anda tidak memiliki lahan untuk berkebun, coba perkecambahan kacang hijau di dalam toples. Cukup ambil beberapa kacang hijau kering, rendam seluruhnya di bawah air dingin mengalir, lalu bilas ke dalam mangkuk plastik besar. Tutupi kacang dengan air hangat – 3 gelas (710 ml) air untuk setiap cangkir kacang. Untuk apa? Bijinya berukuran dua kali lipat karena menyerap air. Tutupi mangkuk dengan penutup bungkus plastik dan biarkan semalaman pada suhu kamar.
Keesokan harinya, bersihkan permukaannya untuk mencari pelampung, lalu tuangkan air melalui saringan. Pindahkan kacang ke dalam stoples kaca besar yang sudah disterilkan dengan tutup berlubang atau kain katun tipis yang diikat dengan karet gelang. Letakkan toples pada sisinya dan biarkan di tempat sejuk dan gelap selama 3 hingga 5 hari. Pada tahap ini, panjang tunas harus sekitar 1,5 cm.
Bilas dan tiriskan dengan air dingin yang mengalir hingga empat kali sehari selama fase perkecambahan ini dan buang biji yang belum bertunas. Tiriskan dengan baik setelah setiap bilas dan kembalikan ke tempat sejuk dan gelap. Setelah kacang sudah bertunas sepenuhnya, tiriskan untuk terakhir kalinya, lalu simpan di lemari es.