Dengan begitu banyak jenis peony yang tersedia saat ini, memilih peony yang tepat untuk taman Anda bisa jadi membingungkan. Tambahkan istilah seperti peoni pohon, peoni itoh, dan peoni herba, dan itu akan terasa berlebihan. Artikel ini khusus membahas tentang menanam pohon peony.

Apa itu pohon peony?

Peony herba adalah peony abadi yang mati setiap tahun. Akarnya tetap tidak aktif di bawah tanah, kemudian batang tanaman tumbuh di musim semi. Peony pohon adalah pohon peony yang meranggas dan berkayu. Mereka kehilangan dedaunannya di musim gugur tetapi batang kayunya tidak mati seperti tanaman herba peony. Peony Itoh merupakan persilangan antara peony herba dan peony pohon, mereka mati kembali ke tanah pada musim gugur seperti peony herba, namun ciri bunga dan pertumbuhannya mirip dengan peony pohon.

Berasal dari Tiongkok, pohon peony dinilai sebagai tanaman obat jauh sebelum dipuja sebagai tanaman hias. Peony pohon adalah kerabat kayu yang lebih besar dari peoni herba pada umumnya, lebar dan tingginya mencapai 5 kaki (1,5 m) dalam waktu sekitar sepuluh tahun. Mereka sangat dihargai karena bunganya yang besar dan subur yang diameternya bisa mencapai 10 inci (25+ cm).

Bunga-bunga ini, yang mekar dari akhir musim semi hingga awal musim panas, merupakan bunga potong yang sangat bagus dan tersedia dalam bentuk tunggal atau ganda. Berbeda dengan peony herba, kuncup bunga peony pohon tidak menghasilkan getah manis madu yang menarik perhatian semut.

Cara Menanam Pohon Peony

Meskipun beberapa varietas pohon peony tahan terhadap zona 3, sebagian besar pohon peony tahan di zona 4 hingga 8. Mereka tumbuh paling baik di tempat yang memiliki musim dingin untuk dormansi dan musim panas yang hangat. Biasanya diberi label sebagai tanaman dengan sinar matahari penuh, pohon peony lebih menyukai tempat yang teduh dibandingkan dengan tempat teduh dari terik matahari sore. Terlalu banyak sinar matahari dapat menyebabkan bunga-bunga indah lebih cepat memudar dan mati.

Mereka lebih menyukai tanah yang sedikit basa dan drainase yang baik sangat penting. Peony pohon juga lebih menyukai lokasi di mana mereka tidak harus bersaing dengan akar semak atau pohon lainnya. Mereka tumbuh subur dengan tanaman pendamping abadi.

Tanaman peoni pohon baru sebaiknya ditanam di musim semi atau musim gugur, bukan saat musim panas. Pertumbuhannya mungkin lambat pada awalnya, terkadang membutuhkan waktu hingga tiga tahun untuk tumbuh atau berbunga. Setelah terbentuk, pohon peony tahan terhadap kekeringan dan tidak dapat ditransplantasikan dengan baik. Tanaman yang ditempatkan dengan baik dan dipelihara di lingkungannya dapat hidup hingga seratus tahun.

Merawat pohon peony di taman tidak lebih rumit dari merawat tanaman herba. Namun, tidak seperti peony herba, peony pohon tidak boleh ditebang pada musim gugur. Pohon peony hanya boleh dipangkas atau dipotong untuk membentuk atau menghilangkan kayu yang mati, rusak, atau berpenyakit.

Mereka memiliki kebutuhan zat besi dan fosfat yang tinggi dan dapat memperoleh manfaat dari pemberian zat besi sulfat dan tepung tulang tahunan di musim semi. Peony pohon juga harus dipupuk secara teratur dengan pupuk serbaguna yang mengandung lebih banyak fosfor daripada nitrogen dan kalium, seperti 5-10-5.

Peony pohon rentan terhadap penyakit jamur, jadi sebaiknya sirami langsung di bagian akar. Kayu juga dapat dirusak oleh penggerek, jadi periksalah secara teratur apakah ada tanda-tanda lubang penggerek pada kayu.

Sebelum musim dingin, aplikasikan lapisan pelindung mulsa ke zona akar tanaman.

Tinggalkan Balasan