Anggota keluarga bunga matahari, arnica ( Arnica spp.) adalah ramuan abadi yang menghasilkan bunga kuning-oranye seperti bunga aster di akhir musim semi dan awal musim panas. Juga dikenal sebagai tembakau gunung, momok macan tutul, dan momok serigala, arnica sangat dihargai karena kualitas herbalnya. Namun, sebelum Anda memutuskan untuk menanam arnica atau menggunakannya untuk tujuan pengobatan, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui.
Kegunaan Ramuan Arnica
Arnica digunakan untuk apa? Arnica telah digunakan sebagai obat selama ratusan tahun. Saat ini, akar dan bunganya digunakan dalam pengobatan topikal seperti salep, obat gosok, salep, tincture dan krim yang menenangkan otot yang lelah, meredakan memar dan keseleo, menghilangkan rasa gatal akibat gigitan serangga, meredakan luka bakar dan luka ringan, meningkatkan pertumbuhan dan pengurangan rambut. peradangan. . Meskipun ramuan ini biasanya dioleskan secara topikal, pengobatan homeopati yang mengandung ramuan dalam jumlah sangat encer tersedia dalam bentuk pil.
Arnica umumnya aman bila digunakan secara topikal, meskipun produk yang mengandung arnica tidak boleh digunakan pada kulit yang rusak. Namun, arnica tidak boleh dikonsumsi secara internal , kecuali bila dosisnya kecil dan sangat encer (dan dengan nasihat profesional). Tanaman ini mengandung sejumlah racun yang dapat menyebabkan berbagai dampak berbahaya, termasuk pusing, muntah, pendarahan internal, dan gangguan jantung. Penelanan dalam jumlah besar bisa berakibat fatal.
Kondisi Pertumbuhan Arnica
Arnica adalah tanaman kuat yang cocok untuk tumbuh di zona tahan banting tanaman USDA 4 hingga 9 . Tanaman ini mentoleransi hampir semua tanah yang dikeringkan dengan baik, tetapi umumnya lebih menyukai tanah berpasir dan sedikit basa . Sinar matahari penuh adalah yang terbaik, meskipun arnica mendapat manfaat dari naungan sore hari di iklim panas.
Cara Menumbuhkan Arnica
Menanam arnica tidaklah sulit. Cukup taburkan sedikit benih di atas tanah yang sudah disiapkan di akhir musim panas, lalu tutupi sedikit dengan pasir atau tanah halus. Jagalah agar tanah sedikit lembab sampai benih berkecambah. Bersabarlah; benih biasanya berkecambah dalam waktu sekitar satu bulan, tetapi perkecambahan bisa memakan waktu lebih lama. Tipiskan tanaman hingga menyisakan jarak sekitar 30 cm di antara setiap tanaman.
Anda juga bisa menanam benih arnica di dalam ruangan. Tanam benih dalam pot dan simpan di bawah sinar matahari penuh dan tidak langsung dengan suhu dijaga sekitar 55 F. (13 C) Untuk hasil terbaik, tanam tanaman di dalam ruangan selama beberapa bulan sebelum memindahkannya ke lokasi luar ruangan permanen setelah semua bahaya. embun beku telah berlalu di musim semi.
Jika Anda memiliki akses ke tanaman yang sudah ada, Anda dapat memperbanyak arnica dengan stek atau pembagian di musim semi.
Perawatan Tanaman Arnica
Tanaman arnica yang sudah mapan hanya membutuhkan sedikit perhatian. Pertimbangan utamanya adalah irigasi teratur, karena arnica bukanlah tanaman yang tahan kekeringan . Siram secukupnya untuk menjaga tanah sedikit lembab; jangan biarkan tanah menjadi kering atau basah. Sebagai aturan umum, sirami saat permukaan tanah agak kering.
Buang bunga bekas untuk mendorong mekarnya bunga terus menerus sepanjang musim.
Penafian : Konten artikel ini dimaksudkan untuk tujuan pendidikan dan berkebun saja. Sebelum menggunakan ramuan atau tanaman APAPUN untuk tujuan pengobatan, silakan berkonsultasi dengan dokter atau ahli herbal medis untuk mendapatkan nasihat.