Teratai ( Nelumbo ) merupakan tumbuhan air dengan daun yang menarik dan bunga yang menakjubkan. Hal ini paling sering ditanam di taman air . Ini sangat invasif , jadi harus berhati-hati saat menanamnya, jika tidak maka akan cepat menyerang lingkungannya. Teruslah membaca untuk mempelajari lebih lanjut tentang tanaman teratai, termasuk perawatan tanaman teratai dan cara menanam tanaman teratai.

Cara Menanam Tanaman Teratai

Menanam tanaman teratai membutuhkan ketekunan. Tanaman akan menyebar dengan cepat dan mudah jika ditanam di tanah, jadi sebaiknya ditanam di dalam wadah. Pastikan wadah Anda tidak memiliki lubang drainase : akar teratai dapat dengan mudah keluar melalui lubang tersebut, dan karena wadah Anda berada di bawah air, drainase tidak menjadi masalah.

Jika tanaman teratai berasal dari rimpang, isi wadah dengan tanah tanam dan tutupi rimpang dengan tipis, biarkan ujungnya sedikit terbuka. Rendam wadah di dalam air hingga permukaannya berada sekitar 2 inci (5 cm) di atas permukaan tanah. Anda mungkin perlu meletakkan lapisan kerikil di tanah agar tidak mengambang.

Setelah beberapa hari, daun pertama akan muncul. Tingkatkan terus ketinggian air agar sesuai dengan panjang batang. Setelah cuaca di luar setidaknya 60 derajat F. (16 C) dan batangnya memanjang beberapa inci (8 cm), Anda dapat memindahkan wadah ke luar.

Jangan menenggelamkan wadah ke dalam taman air luar ruangan dengan jarak lebih dari 18 inci (46 cm) dari permukaan. Anda mungkin perlu menaikkannya di atas batu bata atau balok kayu.

Perawatan Tanaman Teratai

Merawat tanaman teratai relatif mudah. Tempatkan mereka di lokasi yang cerah dan beri pupuk secukupnya.

Tabung teratai tidak tahan terhadap embun beku. Jika kolam Anda tidak membeku, teratai Anda akan mampu menahan musim dingin jika ditempatkan lebih dalam dari garis beku. Jika Anda khawatir dengan cuaca beku, Anda dapat menggali tabung teratai dan menahannya di dalam ruangan di tempat yang sejuk.

Tinggalkan Balasan