Padi mungkin bukan tanaman kebun pada umumnya, tetapi jika Anda tinggal di daerah yang basah, padi bisa menjadi tanaman tambahan yang bagus. Makanan pokok lezat ini tumbuh subur di kondisi basah, berawa, dan iklim hangat. Namun, penyakit dapat mendatangkan malapetaka pada sawah Anda, jadi waspadai tanda-tanda infeksi seperti penyakit busuk daun padi dan apa yang harus dilakukan untuk mengelola atau mengobatinya.

Informasi Smut Daun Padi

Penyebab penyakit api daun padi adalah jamur bernama Entyloma oryzae . Untungnya bagi taman Anda, jika Anda melihat tanda-tandanya, infeksi ini biasanya ringan. Penyakit ini tersebar luas di tempat penanaman padi, namun penyakit busuk daun tidak sering menyebabkan kerusakan serius. Namun penyakit busuk daun dapat membuat padi Anda rentan terhadap penyakit lain sehingga dapat menurunkan hasil.

Ciri khas padi api daun adalah adanya bintik-bintik hitam kecil pada daun. Bentuknya agak terangkat dan bersudut serta membuat daunnya tampak seperti ditaburi merica bubuk. Cakupan bintik-bintik ini lebih lengkap pada daun yang paling tua. Ujung beberapa daun yang paling terinfeksi mungkin mati.

Pengendalian dan pencegahan penyakit busuk daun padi

Dalam kebanyakan situasi, tidak ada kerugian besar yang disebabkan oleh penyakit busuk daun padi, sehingga pengobatan biasanya tidak diberikan. Namun, sebaiknya gunakan praktik pengelolaan umum yang baik untuk mencegah atau mengendalikan infeksi, dan menjaga kesehatan tanaman secara keseluruhan.

Seperti banyak infeksi jamur lainnya, infeksi jamur ini menyebar melalui bahan tanaman yang terinfeksi di dalam tanah. Jika daun yang sehat bersentuhan dengan air atau tanah dengan daun tua yang sakit, daun tersebut dapat terinfeksi. Membersihkan puing-puing di akhir setiap musim tanam dapat mencegah penyebaran penyakit busuk daun.

Penting juga untuk menjaga keseimbangan nutrisi yang baik, karena kadar nitrogen yang tinggi meningkatkan timbulnya penyakit. Terakhir, jika penyakit busuk daun merupakan masalah di area penanaman Anda, pertimbangkan untuk menggunakan varietas padi yang memiliki ketahanan tertentu.

Tinggalkan Balasan