Jika Anda melihat daun berbintik-bintik coklat pada sayuran kebun atau daun tanaman sayuran Anda benar-benar kecoklatan, jangan panik. Ada sejumlah alasan mengapa Anda mungkin mengalami daun berwarna coklat pada tanaman sayuran: air yang tidak mencukupi, terlalu banyak air, pemupukan yang berlebihan, kontaminasi tanah, penyakit atau serangan serangga. Mari pelajari lebih lanjut tentang daun yang berubah warna menjadi coklat pada tanaman sayuran.
Apa penyebab daun berwarna coklat pada sayuran?
Gejalanya jelas; sekarang kita perlu mendiagnosis penyebab daun coklat pada sayuran anda. Jika seluruh kebun berubah warna menjadi coklat dan mati, kecil kemungkinan masalahnya disebabkan oleh penyakit, karena patogen biasanya menyerang tanaman atau famili tertentu dan bukan seluruh kebun.
Irigasi menyebabkan warna coklat pada daun tanaman sayuran
Irigasi yang terlalu banyak atau terlalu sedikit mungkin menjadi penyebab masalah dan merupakan titik awal yang paling mudah untuk menemukan solusi yang paling sederhana. Semua tanaman membutuhkan air untuk tumbuh, tetapi terlalu banyak air akan menghalangi oksigen mencapai akar, sehingga menyebabkan sayuran berdaun coklat dan mati.
Perbaiki drainase tanah dengan menggantinya dengan bahan organik dan kurangi penyiraman jika tanah tampak tergenang air. Selain itu, sirami pada pagi hari di pangkal tanaman, bukan di dedaunan, untuk mencegah penyakit jamur, yang pasti akan menyebabkan daun bercak coklat pada sayuran.
Demikian pula, penyiraman yang tidak efektif atau tidak efektif menimbulkan akibat yang sama: daun tanaman sayuran cepat layu diikuti dengan warna coklat karena ketidakmampuannya berfotosintesis.
Pupuk
Munculnya sayuran berdaun coklat juga bisa disebabkan oleh pemupukan yang berlebihan sehingga berdampak pada akar dan batang. Penumpukan garam di dalam tanah membuat tanaman tidak dapat menyerap air atau unsur hara dan pada akhirnya akan mematikan tanaman.
Tanah yang terkontaminasi
Penyebab lainnya adalah tanah yang terkontaminasi , seringkali dengan produk berbahan dasar minyak bumi seperti bensin atau limpasan bahan bakar, limpasan garam di jalan raya, atau bahan kimia lainnya. Penggunaan herbisida dapat menyebabkan daun hangus, bagian tepi dan ujung daun berubah warna menjadi coklat. Anda mungkin perlu menguji tanah untuk menentukan apakah hal ini berpotensi menyebabkan sayuran berdaun coklat.
Serangga
Ada kasus di mana seluruh taman terkena serangan serangga, meskipun hanya tanaman tertentu yang terserang. Tungau laba-laba merupakan hama yang umum ditemukan di bagian bawah daun. Kerusakan yang diakibatkannya adalah daun berwarna coklat hangus yang kering dan rapuh jika disentuh.
Cacing akar , seperti namanya, memakan sistem akar berbagai sayuran seperti:
Belatung akar dewasa merupakan lalat yang bertelur di pangkal tanaman, kemudian larva menetas dan memakan akar. Jika menurut Anda serangga mungkin menjadi penyebab masalah Anda, kantor pertanian setempat, asosiasi ahli kebun atau pembibitan dapat membantu Anda mengidentifikasi serangga tersebut dan menemukan cara untuk memberantasnya.
Penyakit
Terakhir, warna coklat pada daun tanaman sayuran dapat disebabkan oleh penyakit yang umumnya bersifat jamur, seperti Alternari solani atau penyakit bulai. Penyakit busuk daun berkembang ketika suhu berkisar antara 75 dan 85 derajat F. (14-29 C) dan muncul sebagai titik sasaran konsentris pada dedaunan, yang kemudian berubah menjadi kuning.
Penyakit bercak daun juga menimbulkan bercak coklat pada daun dan akhirnya menyebabkan nekrosis seluruh tanaman. Penerapan fungisida merupakan obat terbaik untuk penyakit bercak daun.