Akhir-akhir ini kita banyak mendengar tentang “makanan super”, yaitu makanan yang kaya akan vitamin dan mineral tertentu, seringkali dengan sifat antioksidan. Di antara “makanan super” ini, ubi jalar telah menemukan tempat yang tepat, dan untuk alasan yang bagus. Ubi jalar mengandung vitamin A yang sangat tinggi dan merupakan sumber beta-karoten dan antioksidan yang sangat baik. Namun, “makanan super” ini juga mempunyai masalah pertumbuhan seperti daun kuning pada ubi jalar. Baca terus untuk mengetahui mengapa daun ubi jalar menguning.

Mengapa daun ubi jalar menguning?

Tanaman merambat abadi herba ini, dari keluarga Convolvulaceae , biasanya ditanam sebagai tanaman tahunan dan dipanen pada akhir musim tanam pertamanya. Tanaman ini ditanam karena tabungnya yang lezat, dapat dimakan dan bergizi, yang bisa berwarna merah, coklat, kuning, putih atau bahkan ungu. Tanaman merambat yang spektakuler dihiasi dengan daun lobus berbentuk hati yang panjangnya bisa mencapai 13 kaki (4 m).

Daun ubi jalar menguning dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Jika Anda melihat daun ubi jalar menguning, Anda perlu mengidentifikasi sumbernya dan segera mengambil tindakan, jangan sampai masalahnya menyebar ke seluruh kebun.

Hal ini terutama berlaku jika menurut Anda daun kuning pada ubi jalar Anda mungkin disebabkan oleh infeksi, biasanya infeksi jamur.

  • Penyakit Layu – Ubi jalar dengan daun kuning bisa jadi disebabkan oleh verticillium atau fusarium , dua penyakit ubi jalar yang paling umum. Dalam kedua kasus tersebut, tanaman mulai menguning di pangkal dan berkembang ke arah puncak tanaman. Penyakit jamur ini dapat menyebar melalui transplantasi yang terinfeksi. Lakukan sanitasi taman yang baik, rotasi tanaman , gunakan tanaman potong daripada stek, dan obati benih akar dengan fungisida sebelum ditanam.
  • Akar Hitam – Akar hitam adalah penyakit jamur lain yang menghambat dan membuat tanaman layu, membuat daun menguning, membusukkan umbi dan akhirnya mematikan tanaman. Sayangnya, jika tanaman terserang, umbi-umbian tersebut, meski terlihat dalam kondisi baik, akan semakin terkena pembusukan selama penyimpanan. Gunakan benih yang bebas penyakit, praktikkan rotasi tanaman (beri waktu tiga atau empat tahun antar tanaman ubi jalar), dan obati benih dengan fungisida sebelum ditanam.
  • AlternariaBercak daun alternaria dan hawar batang daun merupakan penyakit jamur yang menyebabkan lesi berwarna coklat pada daun tua yang dikelilingi lingkaran kuning. Batang dan tangkai daun terkena lesi yang signifikan yang dapat menyebabkan penggundulan tanaman. Sekali lagi, tanamlah benih yang tahan penyakit atau toleran penyakit dan bersertifikat bebas penyakit. Hancurkan juga semua sisa ubi jalar setelah panen selesai.
  • Keropeng Daun dan Batang – Keropeng daun dan batang menyebabkan lesi kecil berwarna coklat pada urat daun, mengakibatkan lesi menggulung dan menonjol dengan bagian tengah berwarna ungu kecokelatan. Penyakit ini adalah salah satu penyakit paling serius di daerah yang sering terjadi kabut, hujan, atau embun. Siram dari pangkal tanaman, rotasi tanaman, gunakan benih bebas penyakit, musnahkan sisa sisa tanaman ubi jalar dan gunakan fungisida untuk membantu mengendalikan penyakit.

Alasan Lain Ubi Jalar Daun Kuning

Kekurangan nutrisi juga dapat menyebabkan daun ubi jalar menguning.

  • Kekurangan yang paling umum adalah kekurangan nitrogen, yang dapat diatasi dengan pupuk kaya nitrogen .
  • Kekurangan magnesium juga akan terlihat dengan menguningnya daun karena magnesium digunakan oleh tanaman untuk memproduksi klorofil. Gunakan pupuk lengkap untuk mengatasi kekurangan magnesium.

Cara terbaik untuk menghindari daun menguning pada ubi jalar adalah dengan menanamnya dengan benar.

  • Gunakan umbi bibit bebas penyakit dan perbaiki tanah dengan kompos.
  • Siram dari pangkal tanaman untuk mencegah penyebaran penyakit dan menjaga area sekitar tanaman bebas dari gulma dan sisa tanaman.
  • Rotasi tanaman ubi jalar Anda setiap tiga hingga empat tahun, lakukan sanitasi kebun yang baik, dan segera obati dengan fungisida yang sesuai jika tanda pertama infeksi jamur muncul.

Tinggalkan Balasan