Dinding hijau eksterior adalah taman vertikal, tanaman yang tumbuh pada permukaan vertikal. Dinding hijau bisa menjadi hiasan murni di taman Anda. Ini juga mempunyai kegunaan yang lebih besar di daerah perkotaan, dengan mendinginkan dan menyaring udara, dan memberikan kelonggaran dari lingkungan perkotaan di ruang yang kecil. Lebih mudah dari yang Anda bayangkan untuk membuat taman vertikal Anda sendiri.
Asal usul taman vertikal luar ruangan
Dinding eksterior berwarna hijau cukup umum saat ini, namun inkarnasi modern pertama baru muncul pada tahun 1930an. Stanley Hart White, seorang profesor arsitektur lanskap di Universitas Illinois, menemukan dan mematenkan apa yang disebutnya batu bata botani yang digunakan untuk membuat taman vertikal .
Ide taman vertikal sedang populer saat ini karena perubahan iklim. Tembok hijau memungkinkan masyarakat menanam lebih banyak tanaman penyimpan karbon dan penyaring udara di ruang perkotaan yang lebih kecil. Tembok hijau menurunkan suhu di tengah pulau panas kota.
Pertimbangan Penting untuk Penanam Dinding Luar Ruangan
Sebelum membuat taman vertikal Anda sendiri, pertimbangkan beberapa faktor keberhasilan terpenting. Pertama dan terpenting, Anda memerlukan struktur pendukung. Ini bisa berupa tembok, pagar, punjung atau struktur kokoh lainnya. Ketahui kapasitas menahan bebannya sebelum menambahkan tanaman.
Anda juga memerlukan beberapa jenis wadah tanaman yang memiliki drainase yang baik dan campuran tanah yang sesuai. Tentukan bagaimana Anda akan menyiram tanaman. Misalnya, apakah Anda akan membangun sistem irigasi, atau apakah sistem pengairan manual dapat dijangkau? Tentu saja, Anda juga perlu memastikan bahwa tanaman yang Anda gunakan akan tumbuh subur dalam kondisi paparan cahaya, angin, dan suhu tertentu.
Ide untuk membuat dinding hijau luar ruangan
Dinding hijau bisa sesederhana menggantung pot ringan di pagar Anda menggunakan kawat atau benang toko bunga. Ini juga bisa menjadi rumit seperti membangun struktur dengan tujuan menciptakan tembok hijau. Berikut beberapa ide untuk membantu Anda memulai dengan taman Anda sendiri:
- Palet pengiriman. Ini adalah proyek awal yang bagus. Yang Anda butuhkan hanyalah palet, kain lansekap, dan stapler. Bungkus kain di bagian belakang dan samping palet dan kencangkan dengan staples. Anda kemudian dapat mengisi fasad dengan tanah dan menempatkan tanaman di antara bilah. Sandarkan ke dinding atau pagar atau gantung.
- Panci ringan. Proyek sederhana lainnya menggunakan pot ringan yang digantung pada bingkai. Anda bisa menggunakan wadah plastik tetapi juga polistiren. Cukup bor lubang di sisi wadah dekat bagian atas dan gunakan kawat bunga untuk menggantung wadah di pagar, teralis, atau punjung. Kemas wadahnya dengan rapat dan, saat tanaman tumbuh, mereka akan menutupinya, memberi Anda dinding hidup. Jika Anda ingin membuat taman jenis ini pada dinding, gunakanlah teralis teralis yang dipotong sesuai ukuran yang diinginkan. Pasang di dinding dan gantung tanaman pot.
- Pengaturan yang lezat. Sukulen sangat ideal untuk membuat pola di taman vertikal. Beli bingkai sukulen secara online atau di pusat taman, dan yang harus Anda lakukan hanyalah mengisinya dengan tanah dan memasukkan potongan kecil sukulen. Biarkan secara horizontal selama beberapa minggu atau hingga tiga bulan agar stek dapat berakar. Anda kemudian dapat menggantung bingkai di mana saja.