Banyak orang bertanya-tanya mengapa geranium mereka memiliki kaki yang panjang, terutama jika mereka tetap terlihat cantik dari tahun ke tahun. Geranium adalah salah satu tanaman alas tidur paling populer dan meskipun biasanya sangat menarik, pemangkasan rutin mungkin diperlukan agar tetap terlihat terbaik. Hal ini tidak hanya membantu mencegah pertumbuhan geranium yang berlebihan, tetapi juga akan mengurangi atau memperbaiki tanaman geranium yang berkaki panjang.
Penyebab Tanaman Geranium Berkaki Panjang
Sebagian besar pertumbuhan geranium yang berkaki panjang disebabkan oleh pemangkasan yang tidak teratur. Geranium secara alami merupakan tanaman berkayu berkaki panjang di alam liar, namun di rumah kita menyukai tanaman yang kompak dan lebat. Untuk menjaga geranium tetap padat dan lebat serta mencegahnya menjadi berkaki panjang, geranium harus dipangkas secara intensif setidaknya setahun sekali. Semakin teratur Anda memangkas geranium, semakin mampu mempertahankan bentuk yang menyenangkan.
Geranium kurus juga bisa disebabkan oleh kondisi pencahayaan yang buruk. Selain pemangkasan, memberikan lebih banyak ruang di antara tanaman dan menempatkannya di bawah sinar matahari penuh seringkali dapat mengatasi masalah ini.
Kelembapan yang berlebihan adalah penyebab lain tumbuhnya geranium berkaki panjang. Geranium harus ditanam di tanah yang memiliki drainase baik dan hanya boleh disiram saat tanah kering jika disentuh. Geranium yang disiram secara berlebihan dapat menyebabkan tanaman geranium menjadi kerdil, sakit-sakitan, dan kurus.
Memangkas Geranium Berkaki Panjang
Tidak yakin apa yang harus dilakukan dengan geranium berkaki panjang? Cobalah memangkas. Sebelum membawa tanaman ke dalam ruangan (biasanya di akhir musim gugur), Anda harus mengurangi sekitar sepertiga dari geranium kurus Anda. Pastikan juga untuk membuang batang yang tidak sehat atau mati. Memangkas geranium berkaki panjang juga mencegahnya menjadi invasif dan tidak sedap dipandang.
Menjepit adalah praktik lain untuk memperbaiki tanaman berkaki panjang. Biasanya hal ini dilakukan pada tanaman yang sudah mapan untuk menghasilkan pertumbuhan yang lebih lebat. Hal ini dapat dilakukan selama pertumbuhan aktif atau segera setelah pemangkasan: Setelah pertumbuhan baru mencapai tinggi beberapa inci (8 cm), jepit ujungnya sekitar ½ hingga 1 inci (1 hingga 2,5 cm).