Gulma invasif dapat menjadi sumber utama frustrasi di kebun hias dan sayur-sayuran. Meskipun sebagian besar spesies gulma dapat dengan mudah dikendalikan, beberapa spesies dapat menyebar dengan cepat bahkan sebelum petani mempunyai kesempatan untuk memberantasnya sepenuhnya. Mempelajari lebih lanjut tentang jenis gulma tertentu dapat membantu tukang kebun lebih memahami cara mengelola pertumbuhannya di lahan taman. Pada artikel ini kami akan merinci jenis gulma berbunga putih yang paling umum.
Gulma berbunga putih umum di rumput
- Bindweed – Jika berbicara tentang tanaman berbunga putih, gulma seperti bindweed mungkin terlihat familiar. Faktanya, bindweed kadang-kadang disebut sebagai kemuliaan pagi yang umum. Sama seperti tanaman pagi tradisional, gulma abadi ini menyebar ke seluruh tanah untuk memelintir dan mencekik spesies asli. Bindweed, dengan bunga putih kecil, menghasilkan akar yang sangat dalam sehingga sangat sulit dicabut dari tanah.
- Common Boneset – Common Boneset adalah gulma abadi lainnya dengan bunga putih. Boneset mampu tumbuh subur di berbagai kondisi pertumbuhan, termasuk tanah yang relatif lembab. Bunga putih dihasilkan dalam kelompok besar di akhir musim panas dan terus mekar hingga awal musim gugur.
- Fleabane – Gulma Fleabane menghasilkan kumpulan bunga berwarna putih berbentuk bunga aster. Setiap bunga menghasilkan piringan kuning yang dikelilingi oleh beberapa kelopak seperti benang. Tanaman berakar dalam sangat menarik berbagai spesies lebah, ngengat, dan kupu-kupu. Setelah berbunga, tanaman kutu menghasilkan biji ringan yang kemudian disebarkan oleh angin.
- Renda Ratu Anne – Bunga putih Renda Ratu Anne biasanya tumbuh di halaman rumput, di sepanjang tepi jalan, parit, dan area lain yang baru saja terganggu. Tanaman ini menghasilkan umbel putih besar yang oleh sebagian orang dianggap hias. Perlu juga dicatat bahwa gulma ini sangat mirip dengan beberapa spesies tanaman beracun lainnya.
- Semanggi Putih – Semanggi putih adalah salah satu gulma yang paling umum di halaman rumput. Tanaman ini paling mudah dikenali dari bentuk daunnya yang khas dan bunganya yang kecil berwarna putih. Bunga semanggi putih sangat populer di kalangan lebah dan penyerbuk lainnya di awal musim semi karena sering kali merupakan bunga pertama yang mulai mekar. Tidak seperti gulma lainnya, semanggi putih terkadang digunakan untuk mengikat nitrogen dalam tanah atau bahkan digunakan untuk mengendalikan erosi.