Bergenia adalah tanaman tahunan yang dapat diandalkan untuk lokasi yang sulit. Tanaman ini tumbuh subur di tempat teduh atau terkena sinar matahari penuh, di tanah yang tidak subur, dan di daerah kering di mana banyak tanaman lain kesulitan untuk tumbuh. Ia juga jarang diganggu oleh rusa atau kelinci. Namun, seperti tanaman lainnya, bergenia dapat mengalami beberapa masalah hama dan penyakit. Jika Anda bertanya-tanya “ada apa dengan bergenia saya”, artikel ini cocok untuk Anda. Teruslah membaca untuk mempelajari lebih lanjut tentang masalah umum Bergenia.

Masalah Umum Bergenia

Bergenia lebih suka tumbuh di tanah yang lembab, tetapi memiliki drainase yang sangat baik, di tempat teduh parsial. Meskipun dapat mentolerir tanah kering, ia tidak dapat mentolerir panas yang ekstrim, sinar matahari sore yang terik, kekeringan, atau tanah yang tergenang air. Salah satu masalah bergenia yang paling umum adalah penanaman di lokasi yang salah dengan satu atau lebih faktor lingkungan berikut menyebabkan kerusakan.

Di daerah dengan sinar matahari sore yang terik, bergenia mungkin menderita sengatan matahari. Sinar matahari dapat menyebabkan dedaunan menguning dan layu atau mengering, berubah warna menjadi coklat dan rapuh. Dianjurkan untuk menanam bergenia di tempat yang teduh pada sore hari dan menyiram secara teratur jika Anda menduga panas, sinar matahari, atau kekeringan adalah penyebab masalahnya.

Di sisi lain, tempat tidur yang teduh seringkali sangat lembap atau basah dan lembap. Meskipun Bergenia menyukai keteduhan, ia tidak tahan terhadap kaki basah, tanah yang tergenang air, atau area yang terlalu lembab. Dalam kondisi seperti ini, bergenia dapat rentan terhadap berbagai penyakit jamur dan pembusukan.

Daerah yang basah juga dapat menimbulkan masalah bagi Bergenia dengan keong atau siput . Bercak daun akibat jamur merupakan kondisi umum pada tanaman bergenia di tempat yang lembap dan basah. Gejala bercak daun jamur bergenia antara lain lesi basah kuyup, daun layu dan perubahan warna. Untuk mencegah bercak daun akibat jamur , tanam bergenia di tanah yang memiliki drainase baik, jangan memenuhi bedengan peneduh agar udara mudah bersirkulasi di sekitar tanaman, dan sirami tanaman di bagian akar, bukan di bagian atas.

Hama dan Penyakit Bergenia Lainnya

Antraknosa adalah masalah bergenia umum yang menyerupai bercak daun jamur. Namun, ketika bergenia menderita antraknosa, ia memiliki lesi cekung berwarna coklat hingga abu-abu yang tumbuh dan akhirnya menyatu. Lesi ini biasanya cekung di bagian tengahnya. Seperti bercak daun akibat jamur, antraknosa dapat dicegah dengan memperbaiki teknik penyiraman dan sirkulasi udara, serta membatasi kontak antar tanaman.

Terakhir, tanaman bergenia bisa menjadi suguhan favorit kumbang anggur dewasa . Namun, secara umum, kumbang ini hanya mengunyah tepi dedaunan, sehingga hanya menyebabkan kerusakan kosmetik.

Tinggalkan Balasan