Ubi jalar memberi kita berbagai manfaat nutrisi, seperti vitamin A, C dan B6 serta mangan, serat, dan potasium. Ahli gizi dan ahli diet semuanya memiliki kemampuan ubi jalar untuk membantu kita menurunkan berat badan, meningkatkan kekebalan tubuh, mengendalikan diabetes, dan meringankan ketidaknyamanan radang sendi. Dengan semua manfaat kesehatan ini, menanam ubi jalar di pekarangan rumah menjadi populer. Namun, seperti tanaman lainnya, menanam ubi jalar juga mempunyai tantangan tersendiri. Keropeng pada tanaman ubi jalar mungkin merupakan masalah yang paling umum terjadi. Baca terus untuk informasi tentang keropeng ubi jalar.
Ubi jalar dengan keropeng
Keropeng ubi jalar merupakan penyakit jamur yang disebabkan oleh jamur Monilochaeles infuscans . Tumbuh dan menghasilkan spora pada kulit ubi jalar. Keropeng ini hanya menyerang ubi jalar dan kerabat dekatnya, tetapi tidak menyerang tanaman lainnya. Misalnya, keropeng perak yang disebabkan oleh Helminthosporium solani hanya menyerang kentang .
Penyakit jamur ini hanya menyerang kulit dan tidak mempengaruhi kelayakan ubi jalar. Namun, ubi jalar yang memiliki keropeng menunjukkan lesi berwarna ungu, coklat, abu-abu hingga hitam yang tidak sedap dipandang mata, sehingga menyebabkan konsumen menghindari ubi jalar yang tampak berpenyakit tersebut.
Keropeng ubi jalar disebut juga bercak tanah. Kelembapan yang tinggi dan curah hujan yang tinggi berkontribusi terhadap tumbuhnya penyakit jamur ini. Keropeng biasanya menyebar melalui kontak antara ubi jalar dengan ubi jalar lain yang terkena dampak, tanah yang terkontaminasi atau peti penyimpanan yang terkontaminasi, dll.
Keropeng dapat bertahan di dalam tanah selama dua hingga tiga tahun, terutama di tanah yang kaya bahan organik. Sporanya bahkan dapat menyebar melalui udara ketika tanaman yang terinfeksi dipanen atau tanah yang terkontaminasi dibajak. Setelah infeksi terjadi, tidak ada pengobatan untuk keropeng ubi jalar.
Cara Mengendalikan Keropeng pada Tanaman Ubi Jalar
Pencegahan dan sanitasi yang baik adalah cara terbaik untuk mengendalikan keropeng pada ubi jalar. Ubi jalar sebaiknya hanya ditanam di lokasi yang bebas keropeng. Rotasi tanaman dianjurkan untuk memastikan bahwa ubi jalar tidak ditanam di lahan yang sama selama jangka waktu tiga sampai empat tahun.
Peti, keranjang dan tempat penyimpanan ubi jalar lainnya harus didesinfeksi sebelum dan sesudah menyimpan ubi jalar. Peralatan berkebun juga harus didesinfeksi dengan benar setiap kali digunakan.
Membeli benih ubi jalar bersertifikat juga dapat membantu mengurangi penyebaran keropeng pada ubi jalar. Baik bersertifikat atau tidak, ubi jalar harus diperiksa secara cermat terhadap penyakit sebelum ditanam.
Membasahi akar ubi jalar membantu penyakit jamur lebih terlihat jika dilihat dari dekat. Banyak tukang kebun memilih untuk merendam seluruh akar ubi jalar dalam larutan fungisida selama satu hingga dua menit sebelum ditanam sebagai tindakan pencegahan. Pastikan untuk membaca semua label fungisida dan ikuti petunjuknya.