Banyak petani yang akrab dengan tanaman favorit taman musim panas seperti tomat dan paprika , tetapi semakin banyak tukang kebun mulai mengalihkan perhatian mereka ke tanaman serbaguna seperti biji-bijian kecil, yang memiliki banyak fungsi dalam aplikasi komersial, pertanian, dan pertanian keluarga. Meskipun padat karya, proses menanam biji-bijian kecil merupakan cara yang bermanfaat untuk memaksimalkan ruang dan hasil.

Informasi tentang biji-bijian kecil

Apa itu biji-bijian kecil? Istilah “biji-bijian kecil” umumnya digunakan untuk merujuk pada tanaman seperti gandum , barley, oat, dan rye . Tanaman biji-bijian kecil terdiri dari tanaman yang menghasilkan benih kecil yang dapat digunakan.

Peran tanaman biji-bijian kecil sangat penting baik bagi pertanian besar maupun kecil. Selain memproduksi sereal untuk konsumsi manusia, mereka juga dihargai karena kegunaannya yang lain. Menanam biji-bijian kecil bermanfaat bagi petani sebagai bahan pakan pertanian, serta untuk produksi jerami.

Tanaman penutup tanah berbiji kecil juga sangat penting bila digunakan dalam program rotasi tanaman penutup tanah yang konsisten.

Menanam biji-bijian kecil

Kebanyakan tanaman biji-bijian kecil relatif mudah ditanam. Pertama, para petani perlu menentukan apakah mereka ingin menanam sereal musim semi atau musim dingin atau tidak. Waktu tanam optimal untuk sereal musim dingin bervariasi tergantung di mana petani tinggal. Namun, umumnya disarankan untuk menunggu hingga tanggal larangan penerbangan di Hesse sebelum melakukannya.

Tanaman, seperti gandum, yang tumbuh sepanjang musim dingin dan musim semi hanya memerlukan sedikit perhatian dari petani hingga waktu panen.

Tanaman musim semi, seperti gandum musim semi, dapat ditanam di musim semi segera setelah tanah dapat diolah. Tanaman yang ditanam di akhir musim semi dapat mengakibatkan berkurangnya hasil biji-bijian selama musim panen musim panas.

Pilih lokasi penanaman yang memiliki drainase baik dan menerima sinar matahari langsung. Sebarkan benih ke dalam bedengan yang telah diubah dengan baik dan garu ke lapisan atas tanah. Jaga agar area tersebut tetap lembab sampai terjadi perkecambahan.

Untuk mencegah burung dan hama lainnya memakan biji-bijian berukuran kecil, beberapa petani mungkin perlu menutupi area penanaman dengan lapisan tipis jerami atau mulsa.

Tinggalkan Balasan