Apakah tikus memakan kaktus? Ya, tentu saja, dan mereka menikmati setiap gigitan. Kaktus merupakan makanan lezat bagi berbagai hewan pengerat, termasuk tikus , pedagang kaki lima , dan tupai tanah . Tampaknya kaktus berduri menghalangi hewan pengerat, namun makhluk haus ini rela menantang duri yang kuat untuk mendapatkan nektar manis yang tersembunyi di bawahnya, terutama selama periode kekeringan berkepanjangan. Bagi sebagian tukang kebun, hewan pengerat yang memakan kaktus bisa menjadi masalah serius. Racun adalah sebuah pilihan, tetapi Anda berisiko membahayakan burung dan satwa liar. Jika Anda bertanya-tanya bagaimana cara menjauhkan hewan pengerat dari kaktus, baca terus untuk mengetahui beberapa saran.

Cara menjauhkan hewan pengerat dari kaktus

Beberapa kaktus merupakan tanaman kuat yang dapat bertahan jika digigit sesekali, namun dalam banyak kasus, hewan pengerat yang memakan kaktus bisa mematikan, itulah sebabnya perlindungan tanaman kaktus diperlukan. Berikut beberapa tip untuk melindungi kaktus dari hewan pengerat:

Pagar : Kelilingi kaktus Anda dengan pagar. Kubur pagar setidaknya 10 hingga 15 cm (4 hingga 6 inci) di dalam tanah untuk mencegah hewan pengerat menggali di bawahnya.

Penutup : Jika hewan pengerat menjadi masalah di malam hari, tutupi kaktus setiap malam dengan tempat sampah logam, ember, atau wadah pembibitan kosong.

Daun mint : Coba kelilingi kaktus Anda dengan daun mint , karena hewan pengerat tidak menyukai aroma yang kuat. Jika Anda khawatir daun mint akan menjadi terlalu agresif, letakkan tanaman mint dalam pot di dekat kaktus Anda.

Hewan Peliharaan : Kucing ahli dalam pengendalian hewan pengerat, terutama dalam membasmi tikus dan makhluk kecil lainnya. Beberapa anjing, termasuk Jack Russell Terrier, juga pandai menangkap hewan pengerat dan hama lainnya.

Penolak : Beberapa tukang kebun beruntung mengelilingi kaktus dengan air seni predator seperti serigala, rubah, atau anjing hutan, tersedia di sebagian besar toko perlengkapan taman. Penolak nyamuk lainnya, seperti cabai, bawang putih, atau bawang merah, tampaknya hanya bersifat sementara.

Racun : Berhati-hatilah jika Anda memutuskan untuk menggunakan racun untuk melindungi kaktus dari hewan pengerat. Hindari racun dengan cara apa pun jika Anda memiliki anak kecil atau hewan peliharaan, dan ingatlah bahwa racun juga dapat membunuh burung dan satwa liar lainnya. Terakhir, ingatlah bahwa hewan yang keracunan sering kali mencari perlindungan untuk mati, yang berarti mereka mungkin akan menghembuskan napas terakhirnya di dalam tembok rumah Anda.

Perangkap : Ini, seperti racun, harus menjadi pilihan terakhir dan tidak bekerja sebaik yang diharapkan. Seringkali, menjebak seekor hewan menciptakan kekosongan yang dengan cepat digantikan oleh hewan lain (atau lebih). Perangkap hidup mungkin bisa menjadi pilihan, tetapi tanyakan terlebih dahulu kepada Departemen Perikanan dan Margasatwa Anda, karena memindahkan hewan pengerat adalah tindakan ilegal di banyak wilayah. (Pikirkan tetangga Anda!)

Tinggalkan Balasan