Beberapa tahun yang lalu, saya melakukan perjalanan ke pantai Spanyol yang sejuk dan menjelajahi jalan-jalan Malaga, Spanyol yang dipenuhi warna oranye. Saya terkesima melihat jeruk berwarna cerah tumbuh di jalanan kota yang indah ini. Kejutan saya datang ketika saya memetik buah berwarna oranye dan segera memuntahkannya keluar dari mulut saya. Apa sajakah jeruk yang rasanya asam ini?
Mengapa jeruk terlalu asam?
Belakangan, saya mengetahui bahwa jenis jeruk yang biasa saya beli dan paling laris di supermarket adalah jenis jeruk yang dikenal dengan sebutan “jeruk manis”. Ada juga jenis jeruk asam yang ditanam untuk diambil kulitnya dan digunakan dalam seni kuliner.
Jeruk manis diyakini berasal dari India, menyebar ke seluruh Eropa, dan kemudian diperkenalkan ke Amerika oleh penjelajah Spanyol. Sejak itu, para pekebun rumah menerima tantangan menanam buah manis ini di kebun mereka sendiri. Namun, tukang kebun rumah sering kali mendapati diri mereka merasakan rasa jeruk yang tidak diinginkan dan akan bertanya-tanya, “Mengapa jeruk manis saya terasa pahit?”
Mengapa pohon Anda menghasilkan jeruk yang rasanya asam? Beberapa faktor dapat mempengaruhi rasa jeruk manis Anda, termasuk iklim di mana pohon ditanam, kapan jeruk dipanen , jenis pohon dan penggunaan pupuk , irigasi, dan pemeliharaan umum pohon Anda.
Cara Membuat Jeruk Lebih Manis
Jika jeruk yang ditanam di rumah Anda terlalu asam, tinjau poin-poin berikut dan Anda mungkin menemukan jawaban tentang cara membuat jeruk lebih manis.
- Variasi – pilihlah varietas pohon jeruk manis dan biarkan tumbuh selama beberapa tahun sebelum mengharapkan buah yang lezat. Dikatakan bahwa pohon yang lebih tua akan menghasilkan buah yang terbaik dan termanis.
- Lokasi – jeruk berasal dari daerah tropis dan subtropis dan tumbuh subur dalam kondisi tersebut. Jika Anda berencana menanam pohon jeruk manis , pastikan menanamnya di sisi properti Anda yang terkena sinar matahari, di tempat yang dapat menerima sinar matahari sebanyak mungkin.
- Tanah – pohon jeruk tumbuh subur di tanah liat. Tanah liat yang berat tidak memungkinkan sistem perakaran kuat dan akan menghasilkan produksi buah di bawah standar.
- Waktu panen – kandungan asam jeruk berkurang karena buah tetap berada di pohon pada suhu yang lebih dingin. Membiarkan buah bertahan di pohon lebih lama saat musim dingin akan menghasilkan buah yang lebih manis. Warna kulit merupakan indikator kematangan buah. Semakin gelap warna kuning atau oranye kulitnya, buahnya akan semakin matang dan manis.
- Pemupukan – jeruk membutuhkan jumlah nitrogen yang tepat sepanjang musim tanam untuk menghasilkan buah yang manis. Pupuk sebaiknya tidak ditambahkan sampai pohon mulai tumbuh. Selain itu, terlalu banyak pupuk dapat menghasilkan pertumbuhan yang panjang dan buah yang berkurang.
- Irigasi – setelah pohon Anda tumbuh subur, penyiraman harus dilakukan secara perlahan dan setiap dua minggu sekali. Terlalu banyak air akan membuat buah menjadi kurang manis.
- Pemeliharaan – rumput dan gulma harus dijauhkan dari batang pohon serta mulsa apa pun. Pemangkasan biasanya tidak diperlukan dan dapat menyebabkan pohon menjadi tertekan dan menghasilkan buah jeruk yang asam.
Dengan mempertimbangkan ide-ide tentang cara membuat jeruk menjadi lebih manis, saya berharap panen jeruk tahun ini akan menjadi yang terbaik dan termanis.