Siapa pun yang memberi nama umum pada semak ini – senna kandung kemih – tidak melakukan kebaikan apa pun. Apa itu senna kandung kemih? Semak senna kandung kemih ( Colutea arborescens ) sebenarnya merupakan tanaman berbunga musim semi yang menarik. Polongnya yang bengkak dan berbentuk kandung kemih matang di musim gugur. Baca terus untuk informasi lebih lanjut tentang senna kandung kemih.

Informasi Senna Kandung Kemih

Semak kandung kemih senna berkayu dan gugur serta tumbuh sangat cepat. Tingginya 11 kaki (3,6 m) dan lebar 9 kaki (3 m). Berasal dari wilayah Mediterania di Eropa, mereka terlihat secara luas di Amerika Serikat bagian barat daya dan timur laut.

Semak senna kandung kemih menghasilkan bunga kecil seperti kacang polong di musim panas, diserbuki oleh lebah. Ada yang berwarna kuning cerah, ada yang merah jambu atau oranye. Polong yang bengkak menggantung di dahan semak pada bulan September dan Oktober.

Catatan : Biji senna kandung kemih beracun.

Semak senna kandung kemih merupakan tanaman pionir yang mudah tumbuh di daerah terganggu. Mereka menarik satwa liar dan menyediakan serbuk sari bagi serangga. Semak bersifat hermafrodit , artinya masing-masing memiliki organ jantan dan betina. Salah satu alasan tukang kebun suka menanam senna kandung kemih adalah karena dapat mengikat nitrogen di dalam tanah.

Beberapa orang menggunakan semak ini untuk tujuan pengobatan. Daun senna kandung kemih dikatakan bersifat diuretik ringan dan dapat digunakan sebagai pengganti senna sebagai obat pencahar. Namun efeknya tidak bisa diandalkan sehingga sulit untuk mengandalkan tanaman ini sebagai ramuan obat.

Senna Kandung Kemih Tumbuh

Daerah terbaik untuk menanam senna kandung kemih adalah zona tahan banting tanaman Departemen Pertanian AS 5 hingga 7. Mereka tumbuh paling baik di lokasi dengan sinar matahari langsung selama enam jam atau lebih, tetapi juga dapat tumbuh di tempat teduh parsial.

Semak kandung kemih senna tidak pilih-pilih tentang jenis tanah. Mereka dapat tumbuh dalam berbagai situasi, menerima tanah liat, lempung, lanau, pasir dan tanah berbatu dangkal. Mereka juga tidak peduli dengan pH tanah dan tumbuh di tanah yang bersifat asam, basa, dan netral.

Pembangkit ini tahan terhadap angin kencang, asalkan tidak melibatkan paparan laut. Semak senna kandung kemih juga toleran terhadap polusi udara.

Tinggalkan Balasan