Apa artinya ketika Anda mendengar Anda harus mengkarantina tanaman hias baru? Kata karantina berasal dari kata Italia “quarantine” yang artinya empat puluh hari. Dengan mengkarantina tanaman hias baru Anda selama 40 hari, Anda meminimalkan risiko penyebaran hama dan penyakit ke tanaman Anda yang lain.
Kapan Mengkarantina Tanaman Hias
Ada beberapa kasus di mana Anda perlu memisahkan tanaman hias dan mengkarantinanya:
- Setiap kali Anda membawa pulang tanaman baru dari pembibitan
- Setiap kali Anda membawa tanaman hias ke dalam setelah berada di luar saat cuaca hangat
- Kapan pun Anda melihat hama atau penyakit pada tanaman hias Anda saat ini
Jika Anda memisahkan tanaman hias dengan mengkarantinanya, Anda akan menghemat banyak pekerjaan dan sakit kepala di masa depan.
Cara Mengkarantina Tanaman Hias
Sebelum mengkarantina suatu tanaman, ada beberapa tindakan pencegahan yang dapat dilakukan untuk menghindari penyebaran hama dan penyakit:
- Periksa dengan cermat seluruh bagian tanaman, termasuk bagian bawah daun, ketiak daun, batang dan tanah, untuk mencari tanda-tanda hama atau penyakit.
- Semprotkan sedikit tanaman Anda dengan air sabun atau sabun insektisida .
- Keluarkan tanaman Anda dari pot dan periksa apakah ada hama, penyakit, atau apa pun yang tidak biasa. Kemudian direpot dengan tanah pot yang sudah disterilkan .
Pada titik ini Anda dapat mengkarantina tanaman Anda. Anda sebaiknya menempatkan tanaman baru Anda di ruangan terpisah, jauh dari tanaman lain untuk jangka waktu kurang lebih 40 hari. Pastikan ruangan yang Anda pilih bebas tanaman. Hal ini akan membantu meminimalkan penyebaran hama dan penyakit.
Jika tidak memungkinkan, Anda dapat mengkarantina tanaman hias dan memisahkannya dengan memasukkannya ke dalam kantong plastik. Pastikan kantong plastik bening dan jauhkan dari sinar matahari langsung agar tanaman tidak matang.
Saat Anda Selesai Mengkarantina Tanaman Hias Anda
Setelah masa karantina selesai, periksa kembali tanaman hias Anda seperti yang dijelaskan sebelumnya. Jika Anda mengikuti prosedur ini, Anda akan meminimalkan munculnya hama seperti tungau laba-laba , kutu putih , thrips , kutu putih , agas jamur , dan hama lainnya. Anda juga telah berhasil meminimalkan penyakit seperti embun tepung dan lain-lain.
Sebagai upaya terakhir, jika Anda mempunyai masalah hama, Anda dapat mencoba metode pengendalian hama yang lebih aman terlebih dahulu, seperti sabun insektisida dan minyak hortikultura. Bahkan ada insektisida tanaman hias sistemik yang tidak berbahaya bagi tanaman, namun dapat membantu mengendalikan hama seperti kutu putih dan kutu daun . Gnatrol adalah produk yang efektif dan aman untuk agas jamur.