Anggrek mempunyai reputasi sebagai orang yang rewel. Banyak orang tidak menanamnya karena menganggapnya terlalu sulit. Meskipun ini bukan tanaman yang paling mudah untuk ditanam, mereka bukanlah tanaman yang paling sulit. Aspek kuncinya adalah mengetahui bagaimana dan kapan menyiram anggrek dengan benar. Ini tidak se-misterius yang Anda bayangkan, dan begitu Anda tahu apa yang Anda lakukan, itu akan menjadi sangat mudah. Teruslah membaca untuk mempelajari lebih lanjut tentang cara menyiram anggrek dan kebutuhan airnya.
Berapa banyak air yang dibutuhkan anggrek?
Mungkin kesalahan terbesar yang dilakukan orang saat menanam anggrek adalah menyiramnya secara berlebihan. Meskipun anggrek bersifat tropis dan menyukai kelembapan, kebutuhan air anggrek sebenarnya cukup rendah. Secara umum, anggrek menyukai media tanamnya yang mengering di sela-sela penyiraman.
Untuk mengujinya, tempelkan jari ke dalam media tanam. Jika kedalamannya sekitar satu inci, saatnya menyiram. Untuk tanaman hias, ini mungkin berarti seminggu sekali. Ini akan lebih umum terjadi pada tanaman luar ruangan.
Mengetahui cara menyiram anggrek juga penting. Saat waktunya menyiram, jangan hanya membasahi bagian atas tanah pot. Jika anggrek Anda tumbuh di dalam pot, letakkan di wastafel dan siram perlahan dengan air hangat hingga mengalir deras dari lubang drainase. Jangan pernah menggunakan air dingin – suhu di bawah 50 derajat F. (10 C) dapat merusak akar secara serius.
Cara menyiram anggrek
Mengetahui kapan harus menyiram anggrek lebih penting daripada seberapa sering. Waktu dalam sehari juga sangat penting. Selalu sirami anggrek Anda di pagi hari agar kelembapannya punya waktu untuk menguap. Menyiram tanaman anggrek di malam hari memungkinkan air mengendap di sudut dan celah serta mendorong pertumbuhan jamur.
Meskipun tidak tumbuh subur di air, anggrek menyukai kelembapan. Anda dapat menciptakan lingkungan lembab dengan mengisi nampan dengan lapisan kerikil dan menambahkan air secukupnya agar kerikil tidak terendam seluruhnya. Tempatkan pot anggrek Anda di nampan ini – air yang menguap dari nampan kerikil akan mengelilingi tanaman Anda dengan kelembapan tanpa menyumbat akarnya.