Baik Anda menyukainya segar, ditumis, atau diisi, paprika adalah sayuran makan malam klasik yang sangat serbaguna. Rasa yang sedikit manis menyempurnakan hidangan pedas, herba, dan gurih, sementara variasi warna muncul dalam resep apa pun. Ada beberapa hal yang lebih mengejutkan daripada cabai dalam hidangan favorit. Apa penyebab cabai pahit? Alasannya mungkin karena budaya, varietas, atau sekadar akibat dari ketidaksabaran tukang kebun.

Apa penyebab cabai pahit?

Panen lada Anda telah selesai dan domba kurban pertama telah menemukan tempatnya dalam resep terbaik Anda; tapi sayang, kenapa paprikaku pahit? Hal ini biasa terjadi pada keluarga cabai yang belum matang. Paprika hijau memiliki rasa manis/pahit yang seimbang saat matang, tetapi jika Anda membiarkannya matang lebih lanjut di tanaman, warnanya akan menjadi indah dan rasa yang jauh lebih manis. Jika Anda menanam paprika dan menginginkan buah yang manis, sering kali Anda hanya perlu menunggu.

Jika paprika “manis” Anda terasa pahit, penyebabnya mungkin karena variasinya. Lonceng adalah yang paling populer, tetapi masih banyak varietas manis lainnya dengan bentuk memanjang.

  • Paprika Italia berbentuk tanduk berwarna merah pekat dan memiliki rasa manis yang lezat.
  • Paprika ceri manis adalah permen pedas seukuran sekali gigit yang membumbui resep atau mengemasnya sebagai camilan mentah yang renyah.
  • Paprika panggang menjadi lebih manis saat dimasak. Bentuknya yang memanjang dan warna merahnya yang kaya menambah bumbu pada resep.

Ada banyak varietas lain di seluruh dunia yang memiliki rasa yang kaya, manis, dan bentuk yang unik. Di antara varietas lonceng, cabai merah adalah yang paling manis sedangkan cabai hijau, kurang matang, memiliki sedikit rasa pahit alami serta rasa manis.

Memperbaiki Lada Pahit

Karena tanaman cabai pada umumnya menyukai lokasi yang hangat dan kering, tanaman ini umumnya dianggap toleran terhadap kekeringan. Ini adalah sebuah kesalahan. Padahal, varietas lonceng membutuhkan banyak air, terutama saat sedang menghasilkan buah. Pada suhu rata-rata musim panas, tanaman membutuhkan 2 inci (5 cm) air dua kali seminggu saat tumbuh. Jumlah ini bisa berlipat ganda saat cuaca sangat panas.

Setelah Anda mulai berbunga dan berbuah, jagalah kelembapan tanah 18 inci (46 cm) ke arah akar. Jika Anda menyiram di atas kepala, frekuensinya akan lebih tinggi dibandingkan jika Anda menggunakan selang air atau sistem tetes, yang mengarahkan kelembapan ke tanah dan akar.

Bagaimana cara mempermanis paprika di kebun? Jawaban singkatnya adalah bersabar. Waktu yang dibutuhkan buah Anda untuk mencapai kondisi paling manis dan berwarna merah akan bergantung pada iklim dan budaya Anda. Kebanyakan membutuhkan waktu 65 hingga 75 hari untuk mencapai kematangan penuh, namun banyak faktor yang dapat mengubah jangka waktu ini.

Umumnya, paprika tidak matang dari tanamannya. Jika lada hampir merah dan musim Anda akan segera berakhir, biarkan di meja di tempat yang terkena sinar matahari selama beberapa hari. Seringkali ia akan matang lebih lama. Namun dalam pendinginan, prosesnya dihentikan.

Anda juga dapat mencoba membuang beberapa daun di sekitar buah tanaman agar lebih banyak sinar matahari masuk. Jika Anda memiliki paprika yang berubah warna menjadi merah, buang sayurannya agar tanaman dapat berkonsentrasi untuk menghabiskan buahnya.

Tinggalkan Balasan