Program pengomposan adalah cara yang luar biasa untuk memanfaatkan sisa-sisa dapur dan sampah taman di taman Anda. Kompos kaya akan nutrisi dan menyediakan bahan organik yang berharga bagi tanaman. Meskipun pembuatan kompos relatif mudah, pengendalian hama pada tumpukan kompos memerlukan pemikiran dan pengelolaan tumpukan kompos yang baik.
Haruskah tempat sampah kompos saya memiliki serangga?
Banyak orang bertanya, “Haruskah tempat sampah kompos saya terdapat serangga?” » Jika Anda memiliki tumpukan kompos, Anda berisiko terkena serangga. Jika tumpukan kompos Anda tidak dibuat dengan benar atau jarang dibalik, tumpukan tersebut dapat menjadi tempat berkembang biaknya serangga. Berikut adalah bug yang umum terjadi pada kompos:
- Lalat Kandang – Mirip dengan lalat rumah, hanya saja paruhnya seperti jarum yang menonjol dari depan kepalanya. Lalat kandang suka bertelur di jerami basah, tumpukan potongan rumput, dan pupuk kandang yang dicampur jerami.
- Kumbang Hijau Juni – Serangga ini adalah kumbang berwarna hijau metalik yang panjangnya sekitar 1 inci. Kumbang ini bertelur di bahan organik yang membusuk.
- Lalat – Lalat rumah pada umumnya juga menyukai bahan lembab dan membusuk. Pilihan mereka adalah pupuk kandang dan sampah yang membusuk, tetapi Anda juga akan menemukannya di potongan rumput yang dikomposkan dan bahan organik lainnya.
Meskipun keberadaan beberapa serangga di dalam kompos belum tentu merupakan hal yang buruk, namun keberadaan serangga tersebut dapat menjadi tidak terkendali. Coba tingkatkan kandungan coklat Anda dan tambahkan tepung tulang untuk membantu mengeringkan tumpukan. Menyemprot area sekitar tumpukan kompos dengan semprotan jeruk juga tampaknya mengurangi populasi lalat.
Hama tempat sampah kompos
Tergantung di mana Anda tinggal, Anda mungkin mempunyai masalah dengan rakun , hewan pengerat, dan bahkan hewan peliharaan yang masuk ke tumpukan kompos Anda. Kompos merupakan sumber makanan yang menarik sekaligus habitat bagi banyak hewan. Mengetahui cara menjauhkan hewan dari tumpukan kompos adalah sesuatu yang harus dipahami oleh semua pemilik kompos.
Jika Anda mengelola tumpukan dengan baik dengan sering membaliknya dan menjaga rasio coklat/hijau yang baik, hewan tidak akan tertarik pada kompos Anda.
Pastikan untuk menjauhkan daging atau produk sampingan daging dari tumpukan . Selain itu, jangan menumpuk sisa makanan yang mengandung minyak, keju, atau bumbu; semua benda ini adalah magnet hewan pengerat. Pastikan juga Anda tidak menambahkan kotoran hewan non-vegetarian atau kotoran kucing ke dalam kompos Anda.
Metode pencegahan lainnya adalah menjauhkan tempat sampah dari apa pun yang bisa menjadi sumber makanan alami hewan. Ini termasuk pohon dengan buah beri, tempat makan burung, dan mangkuk makanan hewan.
Melapisi tempat sampah kompos dengan kawat kasa adalah taktik lain yang dapat mencegah hama.
Pertimbangkan untuk menggunakan sistem tempat sampah kompos tertutup
Mempelajari cara menjauhkan hewan dari tumpukan kompos semudah mengetahui jenis sistem pengomposan yang Anda miliki. Meskipun beberapa orang cukup sukses dengan sistem tempat sampah kompos terbuka, pengelolaannya seringkali lebih sulit dibandingkan sistem tertutup. Sistem kotak tertutup dengan ventilasi akan membantu mengusir hama. Meskipun beberapa hama akan bersembunyi di bawah tempat sampah, sistem tertutup terlalu merepotkan bagi banyak hewan dan juga mengurangi bau.