Sebagian besar dari kita pernah mendengar bahwa berkebun dengan kompos adalah hal yang baik, namun apa manfaat pengomposan secara spesifik dan bagaimana kompos dapat membantu? Apa manfaat kompos taman?

Apakah kompos taman bermanfaat?

Ada banyak cara berkebun dengan kompos. Sederhananya, manfaat penggunaan kompos adalah meningkatkan kualitas tanah, sehingga dapat mempertahankan udara, unsur hara, dan kelembapan dengan lebih baik, sehingga menghasilkan tanaman yang lebih sehat dan tumbuh subur.

Selain itu, saat Anda membuat dan menggunakan kompos , Anda mendaur ulang alih-alih berkontribusi pada tempat pembuangan sampah padat. Jadi bagaimana kompos membantu menyuburkan, menganginkan, dan menghidrasi tanah? Pengomposan membantu dalam cara-cara berikut:

Bagaimana Kompos Membantu Struktur Tanah

Struktur tanah mengacu pada bagaimana unsur anorganik seperti pasir, lanau, dan tanah liat menyatu dengan bahan organik seperti kompos dan humus. Bersama-sama mereka menciptakan agregat atau kelompok partikel dengan komposisi lepas yang disatukan oleh kompos dan cacing tanah . Hal ini menciptakan tanah bertekstur “rapuh”, ideal untuk drainase dan retensi air serta lebih mudah untuk dikerjakan. Tanah yang cerah ini juga memungkinkan akar muda yang masih muda untuk menembus permukaan dengan lebih mudah. Menambahkan kompos, terutama pada tanah yang sangat liat atau terlalu berpasir , akan menghasilkan substruktur yang lebih sehat secara keseluruhan dan juga memungkinkan sirkulasi udara.

Manfaat lain dari penggunaan kompos adalah pencegahan erosi. Kompos melonggarkan partikel-partikel yang terikat erat pada tanah liat atau lanau, sehingga akar dapat menyebar dengan mudah sehingga mencegah erosi. Selain mencegah erosi, kompos juga meningkatkan kemampuan tanah untuk menahan air dan mengurangi limpasan dengan meningkatkan kesehatan sistem akar. Peningkatan lima persen bahan organik akan meningkatkan kapasitas tanah menahan air sebanyak empat kali lipat. Mengurangi limpasan air membantu melindungi perairan kita dengan mencegah polusi dari pupuk, pestisida, dan limpasan tanah secara umum.

Bagaimana Kompos Membantu Retensi Nutrisi

Menambahkan kompos akan menambah nitrogen , fosfor dan kalium serta unsur hara mikro seperti mangan , tembaga , besi dan seng . Meskipun unsur hara mikro ini hanya dibutuhkan dalam jumlah kecil, namun memberikan kontribusi yang besar terhadap kesehatan tanaman secara keseluruhan. Pupuk komersial seringkali kekurangan unsur hara mikro, jadi kompos merupakan keuntungan tambahan bagi kesehatan tanaman Anda.

Saat kompos bersendawa, beberapa bahan terurai lebih cepat dibandingkan bahan lainnya, sehingga menjadi sejenis pupuk slow release. Semakin bervariasi bahan kompos maka semakin banyak unsur hara yang dilepaskan. Memperbaiki tanah dengan kompos juga akan menetralkan tanah asam dan basa , sehingga tingkat pH berada pada kisaran ideal untuk serapan unsur hara tanaman.

Kebun yang telah diubah kompos juga menarik perhatian cacing tanah , lipan , kutu busuk , cacing merah dan lain-lain. Kehadiran mereka membuktikan bahwa masih ada bahan organik yang terurai saat melewati sistem pencernaannya dan mewakili keseimbangan ekologi. Keberadaan anak-anak kecil yang menggali tanah juga mengaerasi tanah.

Manfaat Lain Menggunakan Kompos

Kebun yang diubah dengan kompos juga cenderung memiliki lebih sedikit masalah hama tanpa menggunakan pestisida dan juga lebih tahan terhadap penyakit. Kompos yang terutama terdiri dari daun telah terbukti efektif melawan nematoda , dan penggunaan kompos pada rumput dapat menekan banyak penyakit jamur.

Terakhir, pengomposan hemat biaya karena mengurangi jumlah pengeluaran tunai untuk pengumpulan sampah, pestisida, herbisida, pupuk, dan lain-lain. Pada dasarnya, penggunaan kompos di kebun merupakan situasi yang saling menguntungkan.

Tinggalkan Balasan