Leci adalah pohon yang indah dengan kanopi bulat dan dedaunan hijau tua. Buah berwarna kemerahan rasanya manis dan asam. Leci relatif mudah tumbuh di banyak sinar matahari dan tanah yang memiliki drainase yang baik, dan beberapa orang yang tinggal di daerah beriklim utara bahkan menanam tanaman di cuaca hangat ini di dalam ruangan. Namun, pohon tersebut tidak kebal terhadap masalah-masalah yang dihadapinya. Baca terus untuk mengetahui lebih lanjut tentang potensi masalah pada buah leci dan cara menjaga kesehatan buah leci.
Masalah Umum Leci
Masalah paling umum yang terkait dengan pohon-pohon ini termasuk hama dan penyakit leci. Berikut adalah dampak yang paling mungkin mempengaruhi tanaman Anda:
Hama leci
Tungau ( tungau daun , tungau laba-laba merah , dll.): Biasanya Anda dapat menyemprot tungau tersebut dengan minyak Neem atau sabun insektisida untuk membasminya.
Kutu daun jeruk : Semprotkan jeruk dan kutu daun lainnya dengan minyak Neem atau sabun insektisida jika menimbulkan masalah. Menyemprot pohon dengan air juga dapat membantu merobohkannya.
Ulat : Semprotkan ulat dengan minyak yang tidak aktif di akhir musim dingin untuk mematikan telur sebelum menetas. Anda juga bisa menyemprot leci yang terkena dampak dengan Bt ( Bacillus thuringiensis ), bakteri alami.
Ngengat penusuk buah : Cara terbaik untuk memberantas ngengat penusuk buah adalah dengan memanen buah leci sedini mungkin. Kumpulkan buah busuk dan jatuh. Jika pohonnya kecil, tutupi dengan jaring.
Kumbang pemakan daun ( Kumbang jepang , kumbang hijau , dll.): Semprotkan kumbang dengan insektisida berbahan dasar izin.
Penyakit leci
Penyakit leci antara lain antraknosa, busuk akar, dan alga merah. Sebagian besar disebabkan oleh penyiraman yang tidak tepat (terlalu banyak atau terlalu sedikit) atau penggunaan pupuk yang berlebihan. Konsultasikan dengan para ahli di kantor Penyuluhan Koperasi setempat untuk informasi lebih lanjut.
Cara Menghindari Sebagian Besar Masalah Leci
Leci relatif toleran terhadap kekeringan, namun pohon muda harus disiram secara teratur sampai tumbuh subur. Penyiraman yang tepat akan membantu mencegah banyak masalah umum pada leci, termasuk buah pecah-pecah.
Tahan air dari pohon dewasa selama enam hingga delapan minggu sebelum pohon mekar. Namun, jika kondisi cuaca panas dan kering, Anda mungkin perlu menyiram sedikit saja selama waktu tersebut.
Tanam dua atau tiga pohon di dekatnya untuk memfasilitasi penyerbukan dan meningkatkan pembentukan buah. Berikan jarak 20 hingga 30 kaki (6 hingga 9 m) di antara setiap pohon.
Pertahankan jarak minimal 2 hingga 3 kaki (0,5 hingga 1 m) antara tanaman leci dan halaman rumput. Hindari memukul kulit kayu dengan mesin pemotong rumput atau pemangkas, karena kerusakan pada batang dapat melemahkan pohon.
Oleskan lapisan tipis mulsa di sekitar pohon, sebarkan ke garis tetesan, tetapi selalu sisakan pembatas berukuran 6 inci (15 cm) tanpa mulsa di sekitar pangkal batang.