Menanam taman dalam ruangan adalah cara terbaik untuk mendapatkan sayuran segar yang ditanam di rumah sepanjang tahun. Tanpa Alam yang menyediakan air, angin, dan gelombang cahaya, akan mudah terjadi masalah dalam menanam sayuran di dalam rumah. Untuk menjaga kebun sayur dalam ruangan Anda tetap pada jalurnya, mari kita tinjau penyebab utama masalah sayuran dalam ruangan dan solusinya.
Masalah Umum dengan Makanan Dalam Ruangan
- Cahaya yang tidak mencukupi : Meskipun sayuran berdaun hijau , herba , dan beberapa sayuran umbi-umbian dapat tumbuh dan berproduksi dengan baik di jendela selatan yang cerah, kurangnya sinar matahari adalah salah satu masalah sayuran dalam ruangan yang dihadapi oleh banyak tukang kebun. Solusi : Lengkapi sinar matahari alami dengan cahaya buatan dengan paparan minimal 10 hingga 12 jam per hari.
- Suhu sekitar : Sebagian besar rumah dijaga pada suhu yang cukup konstan, tetapi sayuran musim panas yang menghasilkan buah dan tanaman merambat menghasilkan buah paling banyak bila terkena suhu sekitar 80 derajat F. (27 C) pada siang hari dan 65 derajat F. (18 C) . .) pada malam hari. Solusi : Untuk mengatasi masalah suhu saat menanam sayuran di dalam rumah, cobalah menanam tomat , paprika , semangka, dan mentimun di ruangan terpisah yang suhunya dikontrol atau di rumah kaca mini.
- Kurangnya kelembapan : Ini adalah salah satu masalah makanan dalam ruangan yang paling umum akibat efek pengeringan AC dan oven. Kelembapan yang rendah memperlambat pertumbuhan tanaman dan mempersulit sayuran menyerap air dari tanah. Solusi : Semprotkan daun setiap hari dengan penyemprot atau nyalakan pelembab udara.
- Penyerbukan : Kegagalan menghasilkan buah adalah salah satu masalah utama sayuran dalam ruangan yang dihadapi tukang kebun. Tanpa serangga yang membawa serbuk sari ke berbagai bunga atau angin yang mendistribusikan serbuk sari ke tanaman yang subur, tanaman buah akan menghasilkan sedikit, jika ada, sayuran. Solusi : Gunakan kipas angin atau goyangkan perlahan tanaman yang melakukan penyerbukan sendiri untuk membantu mendistribusikan serbuk sari. Penyerbukan bunga dari spesies yang biasanya bergantung pada serangga penyerbuk dilakukan dengan tangan.
- Penyakit dan Hama : Seperti tanaman di luar ruangan, bakteri, jamur, virus, dan hama dapat menimbulkan masalah pada makanan yang dapat dimakan di dalam ruangan. Kutu daun dan lalat putih bisa sangat mengganggu saat berkebun di dalam ruangan. Solusi : Periksa tanaman secara teratur dan obati segera untuk menghindari serangan berat atau penyebaran penyakit.
- Terlalu banyak atau terlalu sedikit air adalah masalah sayuran dalam ruangan yang perlu dipertimbangkan. Hal ini membuat tanaman stres, mengurangi pembentukan daun dan menyebabkan buah berguguran. Solusi : Pastikan pot memiliki drainase yang baik, biarkan lapisan atas tanah mengering saat disentuh sebelum disiram, atau gunakan aplikasi untuk mengingatkan Anda kapan harus menyiram.
- Penggunaan Pupuk yang Tidak Tepat : Terlalu banyak, terlalu sedikit, atau jenis pupuk yang salah adalah masalah umum pada makanan dalam ruangan dan dapat menghambat pertumbuhan dan produksi buah. Solusi : Teliti jenis pupuk apa yang direkomendasikan untuk setiap jenis tanaman. Beri makan tanaman hanya seperlunya dan ikuti instruksi pabrik saat mencampur pupuk.
- Kepadatan : Masalah lain yang sering diabaikan dalam menanam sayuran di dalam rumah adalah hilangnya ruang hidup. Menumpuk tanaman di seluruh rumah dapat membuat sayuran kesayangan Anda bersentuhan dengan hewan peliharaan, anak-anak, atau pengurus rumah tangga yang terlalu bersemangat. Pot yang terbalik dan tanaman pecah menyebabkan tertundanya panen. Solusi : Gunakan ruangan cadangan , sebagian basement atau loteng untuk taman dalam ruangan Anda.