Ada kalanya bunga mawar istimewa perlu disimpan lebih lama dari umur vas pada umumnya. Momen spesial dalam hidup seperti pernikahan atau hari jadi, karangan bunga ulang tahun, kelahiran anak dan meninggalnya orang tercinta, karangan bunga mawar merupakan benda yang ingin kita simpan selama mungkin. Salah satu cara mengawetkannya adalah dengan menggunakan bunga mawar yang dicelupkan ke dalam lilin. Mari kita lihat cara mengawetkan bunga mawar dengan lilin.

Mengawetkan mawar dengan lilin

Mengawetkan bunga mawar dengan lilin tidaklah terlalu rumit, tetapi sebelum Anda mengerjakan proyek ini, Anda perlu mengumpulkan semua yang Anda butuhkan. Di bawah ini Anda akan menemukan elemen-elemen yang diperlukan untuk mengawetkan mawar lilin:

  • Parafin, lilin lebah, atau lilin kedelai (parafin dan lilin kedelai bisa digunakan dengan baik)
  • Mawar Pilihan (Biarkan batang mawar sepanjang 8 hingga 9 inci (20-23 cm) untuk pajangan vas yang sudah jadi)
  • Sebuah ketel ganda atau cara lain untuk melelehkan lilin
  • Jemuran
  • Tusuk gigi
  • Q-tip
  • Kertas lilin (opsional)
  • Botol atau vas berleher sempit (botol soda kaca bisa digunakan dengan baik)
  • Termometer permen (untuk memanaskan lilin hingga suhu yang tepat)

Cara mengawetkan bunga mawar dengan lilin

Lelehkan lilin dalam wadah pilihan Anda dan bawa ke suhu antara 120 dan 130 derajat F. (48-54 C) pada termometer permen. Keluarkan penangas air atau media lain dari sumber panas.

Ambil mawar pilihan Anda dan letakkan jepitan pada batangnya jauh di bawah bunga agar jari Anda tidak terbakar. Celupkan bunga mawar ke dalam lilin secukupnya hingga menutupi seluruh bunga dan sedikit pada batangnya. Segera keluarkan bunga mawar dari lilin dan ketuk batangnya atau goyangkan mawar di atas wadah lilin untuk menghilangkan sisa tetesan lilin.

Pegang mawar secara horizontal, putar perlahan secara melingkar di atas wadah berisi lilin leleh sehingga lilin mengalir naik turun ke seluruh permukaan mawar. Beberapa lilin mungkin menempel atau menggenang di sudut kecil di antara kelopak bunga. Dengan menggunakan kapas atau kapas, bersihkan sisa genangan lilin ini dengan hati-hati.

Pisahkan kelopak bunga dengan hati-hati dan luruskan dengan tusuk gigi sesuai keinginan sebelum lilin mengering. Tempatkan mawar tegak di dalam vas atau botol berleher sempit sampai lilinnya kering dan mengeras. Sisakan ruang yang cukup di antara masing-masing mawar dalam vas atau botolnya agar tidak saling menempel.

Mawar yang masih basah dan dicelupkan ke dalam lilin juga dapat disebarkan di atas kertas lilin hingga kering, namun hal ini akan merusak bunganya karena seluruh beban berada di satu sisi. Jadi, sebaiknya biarkan mengering di dalam vas atau botol kaca. Jika Anda ingin menggunakan botol plastik, isi botol tersebut setidaknya seperempat penuh dengan air sebelum digunakan agar tidak jatuh karena beban mawar yang baru direndam.

Setelah kering dan mengeras, mawar dapat dicelupkan kembali jika diinginkan untuk mendapatkan cakupan lilin menyeluruh pada area yang terlewat. Catatan: Anda akan dapat mengetahui apakah lilin Anda terlalu dingin karena akan mulai terlihat keruh di dalam wadah. Jika ini terjadi, panaskan kembali. Setelah direndam dan dicelupkan, diamkan bunga mawar hingga benar-benar kering dan lilinnya mengeras.

Kemudian bunga mawar tunggal dalam vas atau karangan bunga dalam vas yang lebih besar dapat dibuat untuk ditempatkan di lokasi pajangan khusus di rumah atau kantor Anda. Setelah dikeringkan, mawar yang diberi lilin dapat disemprotkan sedikit dengan parfum mawar atau semprotan pengharum ruangan untuk memberikan aroma juga. Warna mawar celup lilin mungkin sedikit melembut setelah dicelupkan ke dalam lilin panas namun tetap sangat indah dan kenangan yang tersimpan tak ternilai harganya.

Tinggalkan Balasan