Ini adalah gagasan yang lebih tua dari bangsa kita: gagasan berbagi tanaman dengan tetangga dan teman. Tradisi “mewariskan tanaman” ini dimulai ketika pembibitan tidak menawarkan banyak tanaman tua atau tanaman asli dan satu-satunya cara untuk mendapatkannya adalah dari tukang kebun lain.

Meskipun saat ini hampir semua kultivar atau varietas dapat diperoleh di toko tanaman khusus, gagasan memberi hadiah tanaman tidak kehilangan daya tariknya. Namun sebelum Anda mengadakan penjualan tanaman atau pertukaran tanaman, Anda mungkin ingin mempelajari lebih lanjut tentang sejarah tradisi Amerika ini.

Sebarkan ke tanaman

Apakah istilah “tanaman passalong” pertama kali digunakan oleh Steve Bender dan Felder Rushing dalam buku eponymous mereka yang diterbitkan beberapa dekade lalu? Mungkin. Dalam teks yang menarik ini, mereka mengaitkan tradisi ini dengan keanggunan dan ekonomi masyarakat Selatan, karena berbagi tanaman adalah sebuah tindakan kebaikan dan juga merupakan cara penting untuk menghemat pengeluaran.

Para penulis mengatakan kepada kita bahwa masyarakat Selatan telah lama menganut nostalgia umum untuk berbagi tanaman dan, pada saat yang sama, berbagi hubungan dengan seseorang, tempat, atau peristiwa. Mawar pusaka yang Anda peroleh dari taman Bibi Martha akan selalu membuat Anda teringat padanya dan saat-saat yang Anda habiskan di taman mawarnya.

Menawarkan dan memperoleh tanaman

Banyak tukang kebun memiliki beberapa tanaman keras favorit yang mereka terima sebagai hadiah dari orang lain. Kebiasaan menanam tanaman passalong mungkin tidak menjadi tradisi di semua budaya, namun tukang kebun cenderung bermurah hati dan rela membagi hasil yang mereka peroleh.

Saat ini, ketika sebagian besar keluarga terpisah dibandingkan berbagi lingkungan, hal ini dapat dilakukan dalam bentuk pertukaran tanaman tahunan atau bahkan penjualan tanaman. Namun semua cara tanaman berpindah dari satu kebun ke kebun lainnya tidak hanya melibatkan kemurahan hati tertentu terhadap tanaman itu sendiri, tetapi juga di antara mereka.

Masalah modern dalam berbagi tanaman

Apakah berbagi tanaman adalah ide yang buruk? Itu mungkin saja terjadi, dan penting untuk mengetahui apakah Anda berada di pihak yang memberi atau menerima. Beberapa tahun lalu, masyarakat cenderung memiliki lebih banyak lahan di sekitar tempat tinggalnya dan lebih sedikit jenis tanaman. Ketika kebun menjadi lebih terbatas dan spesies tanaman menjadi lebih melimpah, gagasan tentang tanaman invasif mulai muncul.

Tanaman invasif adalah tanaman yang menyebar dengan cepat dan luas dengan sendirinya. Meskipun jenis tanaman ini menciptakan banyak peluang penularan tanaman, hal ini dapat menimbulkan bencana di beberapa kebun. Misalnya, siapa pun yang menerima bambu yang ditebar sebagai tanaman lorong harus berhati-hati agar bambu tersebut tidak menyita pekarangan.

Tanaman Buruk untuk Dibagikan

Bambu bukan satu-satunya tanaman invasif. Tanaman lain yang harus diwaspadai termasuk lemon balm ( Melissa officinalis ), yang terus merambat dan berkembang biak, dan English ivy ( Hedera helix ), yang hampir tidak mungkin dihilangkan setelah tumbuh subur.

Kebanyakan honeysuckle juga bersifat invasif. Jangan memberi atau menerima Morrow honeysuckle ( Lonicera morrowii ), tartar honeysuckle ( Lonicera tatarica ), atau Japanese honeysuckle ( Lonicera japonica ).

Dan perhatikan juga tanaman yang menumpang. Tanaman yang benar-benar indah, digali dari kebun , mungkin termasuk tanaman invasif yang tumbuh di dalam pot bersamanya. Pot bunga daylili, misalnya, mungkin dikelilingi oleh gulma yang sangat invasif.

Tinggalkan Balasan