Baik herba, jenis Itoh , maupun arborescent , bunga peony selalu menambah sentuhan anggun dan klasik pada pembungaannya. Kuat di zona 3 hingga 8, peony adalah tanaman lanskap abadi atau berkayu yang cukup kuat. Sepanjang sejarah, peony telah ditanam untuk berbagai kegunaan. Saat ini, mereka ditanam terutama karena bunganya yang indah, namun terkadang berumur pendek. Setelah bunganya layu, biasanya batang bunganya dipotong dan tanaman dipangkas menjadi bentuk bulat yang lebih kecil.
Peony membentuk kelompok polong berbentuk baji berwarna abu-abu hingga coklat yang menarik, ketika masih muda ditutupi dengan bulu halus. Saat matang, polong menjadi coklat tua dan kasar, dan saat matang, polong terbelah, menampakkan biji berwarna ungu tua mengkilat hingga hitam. Mereka dapat menambah daya tarik pada taman dan memungkinkan Anda mengumpulkan benih untuk menyebarkan peony. Teruslah membaca untuk mengetahui tips mengumpulkan benih peony.
Memanen Polong Biji Peony
Jika ditanam dari biji, tanaman peony tidak akan membentuk tipe sejati. Bentuk perbanyakan aseksual, seperti stek atau pembelahan , adalah satu-satunya cara untuk menghasilkan klon kultivar peony yang sebenarnya. Namun, Anda dapat menghasilkan variasi pembungaan yang unik dengan memperbanyak peony dari biji yang dikumpulkan. Tanaman keras herba matang dengan lambat, membutuhkan waktu 5 hingga 6 tahun untuk berproduksi. Peony pohon dan Itoh akan matang lebih cepat jika ditanam dari biji.
Jadi, kapan sebaiknya Anda membuang buah peony? Panen buah peony terutama dilakukan pada musim gugur. Mereka harus dikumpulkan ketika polongnya berubah warna menjadi coklat tua dan kasar dan terbuka sedikit. Untuk memastikan Anda tidak kehilangan benih karena burung, mamalia kecil, atau kekuatan alam, ikatkan kantong nilon atau jaring di sekeliling buah yang matang sebelum dibuka. Setelah mengumpulkan benih peony, masukkan ke dalam semangkuk air untuk menguji kelayakannya. Pelampungnya steril dan harus dibuang. Benih yang layak dan bocor harus dibilas dengan pemutih 10%.
Apa yang harus dilakukan dengan polong biji peony
Bibit peony yang sudah dipanen bisa langsung ditanam, langsung di kebun atau di dalam ruangan dalam nampan atau pot semai. Bibit peony memerlukan siklus panas-dingin-dingin untuk menghasilkan daun sejati pertamanya.
Di alam, benih disebar pada hari-hari hangat dari akhir musim panas hingga musim gugur dan berkecambah dengan cepat. Di musim dingin mereka membentuk akar kecil namun cocok. Mereka tidak aktif selama musim dingin, lalu berkembang biak saat musim semi menghangatkan tanah. Untuk meniru siklus alami ini, nampan atau pot berisi benih peony dapat diletakkan di laci lemari es selama kurang lebih tiga bulan, kemudian ditempatkan di lokasi yang hangat dan cerah.
Metode lain yang menghemat tempat dalam menyebarkan peony adalah dengan menempatkan benih peony yang sudah dipanen ke dalam kantong plastik berisi vermikulit lembab dan lumut gambut. Jaga agar kantong tetap tertutup dan letakkan di tempat gelap dengan suhu rata-rata 70-75 F. (21-24 C) sampai akar mulai terbentuk di dalam kantong. Kemudian letakkan kantong tersebut di dalam lemari es hingga tanaman dapat ditanam di luar pada musim semi.