Tarragon adalah ramuan abadi yang lezat dengan rasa licorice, berguna dalam banyak kreasi kuliner Anda. Seperti kebanyakan tumbuhan lainnya, tarragon ditanam karena daunnya yang beraroma kaya akan minyak esensial. Tapi bagaimana Anda tahu kapan harus memanen tarragon? Baca terus untuk mengetahui tentang waktu panen tarragon dan cara memanen tarragon.

Memanen Tanaman Tarragon

Semua tumbuhan harus dipanen saat minyak atsiri berada pada puncaknya, di pagi hari setelah embun mengering dan sebelum teriknya siang hari. Tanaman herba pada umumnya dapat dipanen bila daunnya cukup untuk menopang pertumbuhan.

Karena tarragon merupakan tanaman herba abadi, maka dapat dipanen hingga akhir Agustus. Dianjurkan untuk berhenti memanen herba tarragon satu bulan sebelum tanggal beku di daerah Anda. Jika Anda terus memanen herba tarragon di akhir musim, kemungkinan besar tanaman akan terus menghasilkan tunas baru. Anda berisiko merusak pertumbuhan lunak ini jika suhu menjadi terlalu dingin.

Sekarang Anda tahu kapan harus memanen tarragon. Informasi apa lagi tentang memanen tanaman tarragon yang dapat kami temukan?

Cara Memanen Tarragon Segar

Pertama-tama, tidak ada tanggal khusus untuk memanen tarragon. Seperti disebutkan di atas, Anda dapat mulai memanen daun segera setelah tanaman memiliki cukup daun untuk menopang dirinya sendiri. Anda tidak akan pernah menelanjangi seluruh tanaman. Selalu sisakan setidaknya 1/3 dedaunan di tarragon. Meskipun demikian, Anda ingin tanaman mencapai ukuran tertentu sebelum diretas.

Selain itu, selalu gunakan gunting dapur atau sejenisnya, bukan jari Anda. Daun tarragon sangat halus dan jika Anda menggunakan tangan, Anda berisiko memar. Memar melepaskan minyak aromatik tarragon, yang tidak Anda inginkan terjadi sebelum Anda akan menggunakannya.

Potong tunas baru dari daun berwarna hijau muda. Tarragon menghasilkan tunas baru pada cabang kayu tua. Setelah dikeluarkan, cuci kecambah dengan air dingin dan keringkan dengan lembut.

Saat Anda siap menggunakannya, Anda dapat membuang satu per satu daun dengan menggerakkan jari Anda di sepanjang pucuk. Gunakan segera daun yang dibuang dengan cara ini karena Anda baru saja memarkannya dan waktu sangat penting sebelum aroma dan rasanya hilang.

Anda juga dapat memotong daun dari pucuknya satu per satu. Ini kemudian dapat segera digunakan atau disimpan dalam kantong freezer dan dibekukan. Seluruh tangkainya juga bisa disimpan dalam gelas yang diberi sedikit air di bagian bawahnya, seperti menyimpan bunga di dalam vas. Anda bisa mengeringkan tarragon dengan menggantung pucuknya di tempat sejuk dan kering. Kemudian simpan tarragon kering dalam wadah dengan tutup rapat atau dalam kantong plastik dengan ritsleting di atasnya.

Saat musim gugur mendekat, daun tarragon mulai menguning, menandakan bahwa ia akan mengambil cuti panjang musim dingin. Pada saat itu, potong batang 3 sampai 4 inci (8 sampai 10 cm) di atas tajuk tanaman untuk mempersiapkannya menghadapi musim tanam musim semi yang sukses.

Tinggalkan Balasan