Chard bisa dimakan muda dalam salad atau kemudian di tumis. Batang dan tulang rusuknya juga bisa dimakan dan menyerupai seledri. Chard adalah sumber vitamin A dan C yang sangat baik dan menambah keindahan taman. Untuk mendapatkan hasil maksimal dari panen lobak Swiss Anda, ada baiknya Anda memahami bagaimana dan kapan memanen lobak Swiss di kebun.

Panen lobak

Swiss chard, anggota keluarga bit, dikenal dengan sejumlah nama lain, termasuk bit perak, bayam abadi, bit bayam, bit sekale, bit kepiting, dan bit mangold. Swiss chard adalah sayuran berdaun menarik dengan batang merah yang menghasilkan banyak tanaman hijau segar sepanjang musim panas, meskipun banyak varietas lain juga menawarkan warna lain.

Chard tumbuh hingga ketinggian dewasa 1 hingga 2 kaki (31 hingga 61 cm) dan relatif mudah untuk disemai dari benih atau transplantasi. Anda bisa menanam lobak di mana pun selada dan bayam akan tumbuh. Tanaman ini dapat ditanam pada awal musim karena tanaman ini tahan terhadap embun beku. Swiss chard menyukai tanah yang kaya bahan organik, memiliki drainase yang baik, dan banyak sinar matahari. Setelah lobak mencapai kematangan, Anda harus mulai memanen lobak. Jadi bagaimana dan kapan chard siap dipetik?

Kapan lobak Swiss siap dipetik

Chard dapat dipanen saat daunnya masih muda dan empuk, kurang dari 10 cm (4 inci), atau setelah matang. Setelah Anda mulai memanen lobak, tanaman dapat dipanen terus menerus hingga beku.

Jika Anda ingin tambahan segar pada salad hijau, Anda bisa memotong daun lobak Swiss saat masih sangat kecil. Potongan chard yang lebih besar dapat dipotong dan digunakan dalam masakan tumis. Selama lobak dipotong, daunnya akan lebih banyak. Batang dan iganya juga bisa dimasak dan dimakan seperti asparagus .

Cara Memilih Swiss Chard

Cara paling umum untuk memetik lobak adalah dengan memotong daun luarnya 1 ½ hingga 2 inci (4 hingga 5 cm) di atas tanah selagi masih muda dan empuk, sekitar 8 hingga 12 inci (20 hingga 31 cm). panjang. Daun yang lebih tua sering kali dipetik dari tanaman dan dibuang agar daun muda dapat terus tumbuh. Hati-hati jangan sampai merusak terminal bud.

Asalkan titik tumbuhnya tidak rusak, semua daun dapat dipotong hingga jarak 2 inci (5 cm) dari tanah. Cara terbaik adalah memanen chard dengan gunting atau pisau taman yang bersih dan tajam. Potong daun di pangkal tanaman. Daun baru akan tumbuh dengan cepat.

Swiss chard dapat disimpan selama satu hingga dua minggu jika didinginkan.

Tinggalkan Balasan