Berbeda dengan tanaman yang ditanam di dalam tanah,tanaman dalam pot tidak mampu menyerap unsur hara dari dalam tanah. Meskipun pupuk tidak akan sepenuhnya menggantikan semua unsur bermanfaat di dalam tanah, pemberian makan secara teratur pada tanaman taman dalam pot akan menggantikan unsur hara yang dilepaskan karena seringnya penyiraman dan menjaga tanaman tetap terlihat terbaik sepanjang musim tanam.
Simak tips pemupukan tanaman pot outdoor berikut ini.
Cara Memberi Makan Tanaman Pot
Berikut beberapa jenis pupuk taman dalam pot yang umum dan cara menggunakannya:
- Pupuk Larut Air : Memberi makan tanaman taman dalam pot dengan pupuk yang larut dalam air mudah dan nyaman. Cukup campurkan pupuk ke dalam kaleng penyiram sesuai petunjuk label dan gunakan sebagai pengganti penyiraman. Biasanya, pupuk yang larut dalam air, cepat diserap tanaman, diterapkan setiap dua hingga tiga minggu. Sebagai alternatif, Anda dapat mencampurkan pupuk ini setengah kekuatan dan menggunakannya setiap minggu.
- Pupuk kering (butiran) : Untuk menggunakan pupuk kering, cukup taburkan sedikit secara merata pada permukaan tanah pot lalu sirami dengan baik. Gunakan produk berlabel wadah dan hindari pupuk rumput kering, yang lebih kuat dari yang diperlukan dan cepat habis.
- Pupuk pelepasan lambat (pelepasan berkelanjutan) : Produk pelepasan lambat , juga disebut pelepasan lambat atau pelepasan terkontrol, bekerja dengan melepaskan sejumlah kecil pupuk ke dalam tanah pot setiap kali Anda menyiram. Produk pupuk lepas lambat yang diformulasikan untuk bertahan selama tiga bulan cocok untuk sebagian besar tanaman dalam pot, meskipun pupuk yang tahan lebih lama berguna untuk pohon dan semak dalam pot. Pupuk lepas lambat dapat dicampur ke dalam tanah pot pada waktu tanam atau dikikis ke permukaan dengan garpu atau sekop.
Tips Memberi Makan Tanaman Taman Pot
Tidak ada keraguan bahwa pupuk taman kontainer itu penting, tapi jangan berlebihan. Terlalu sedikit pupuk selalu lebih baik daripada terlalu banyak.
Jangan mulai memupuk tanaman kebun dalam pot segera setelah tanam jika tanah dalam pot mengandung pupuk. Mulailah memberi makan tanaman setelah sekitar tiga minggu, karena pupuk yang ada di dalamnya biasanya sudah hilang pada saat ini.
Jangan memberi makan tanaman dalam pot jika tanaman tampak terkulai atau layu. Sirami dengan baik terlebih dahulu, lalu tunggu hingga tanaman pulih. Memberi makan lebih aman bagi tanaman jika tanah pot lembab. Selain itu, sirami dengan baik setelah pemberian pakan untuk mendistribusikan pupuk secara merata ke seluruh akar. Jika tidak, pupuk dapat membakar akar dan batangnya.
Selalu mengacu pada labelnya. Rekomendasi dapat bervariasi tergantung pada produk.