Keinginan untuk menciptakan keindahan di lingkungan seseorang merupakan ciri khas manusia, namun dalam banyak kasus juga merupakan cerminan dari keyakinan agama. Tradisi Islam mencakup taman bersejarah yang dibangun mengikuti ajaran Alquran dan sebagai respons terhadap kondisi kering di mana orang-orang ini tinggal. Desain taman Islami dari peradaban kuno seperti Persia, Turki, Asia, India, Mesir, dan Maroko, masih terlihat dalam bentuk situs arkeologi dan, terkadang, taman yang berkesinambungan.
Desain taman islami
Kondisi gurun dan vegetasi yang jarang mendominasi sebagian besar wilayah Timur Tengah, Asia Barat, dan Tenggara. Kurangnya air dan tekanan sinar matahari, angin dan panas memerlukan perlindungan dan perlindungan dari cuaca buruk yang terus-menerus. Taman bertembok yang dipenuhi pepohonan, perairan , buah-buahan dan bunga adalah jawaban atas kebutuhan ini dan juga memuliakan Tuhan dengan mengelilingi umat beriman dengan kekayaan-Nya.
Di taman yang tenang ini, umat Islam dapat merenungkan dan merenungkan alam dengan penuh kedamaian dan ketenangan. Beberapa taman Muslim masih bertahan dan menampilkan ciri-ciri serupa dengan contoh bentuk seni ini dari awal abad ke-7 hingga ke-16.
Peradaban kuno menghormati Tuhan dengan segala jenis seni. Membangun taman surga Islam adalah salah satu cara untuk menghormati Tuhan dan menikmati keindahan yang telah Dia berikan kepada mereka. Taman tersebut mengandung unsur-unsur yang disebutkan secara khusus dalam Al-Qur’an, serta unsur-unsur yang dipinjam dari tradisi taman Asia dan Eropa.
Penciptaan taman dan lanskap Islami di sekitar perkebunan dan istana memperbaiki bangunan dan gaya hidup orang-orang yang tinggal di sana, namun juga menyediakan lahan bersama dengan taman bermain dan aktivitas budaya. Tanaman di taman Islami sering kali diimpor dari negara lain, tetapi beberapa tumbuhan merupakan tanaman asli dan dibudidayakan untuk mendapatkan efek maksimal.
Kebanyakan taman Islam berisi halaman, jalan setapak , air mancur , dan area bermain. Beberapa bahkan memiliki kebun binatang dan arena pacuan kuda. Salah satu benda yang tidak terlihat adalah patung karena Alquran melarang keras karya seni semacam itu. Aliran sungai membantu mengairi tanaman tetapi juga memberi dimensi dan suara pada taman. Seringkali taman dilengkapi gazebo, yang bisa berupa bangunan kecil semi terbuka atau bahkan bangunan tertutup dan dibentengi rapat.
Tanaman Taman Islami Termasuk:
- Pohon kurma
- Telapak tangan asli lainnya
- Melon
- Pohon buah yang dicangkok
- Rempah
- Pohon dan tumbuh-tumbuhan lainnya
Menciptakan Taman dan Lanskap Islami
Air bukan hanya simbol kehidupan, tapi juga kekayaan dan kemakmuran dalam Islam kuno. Lokasi yang kering di banyak penganut agama ini membuat air menjadi komoditas yang berharga. Taman dengan saluran air dan fitur mendominasi tema dan tidak hanya menciptakan oasis keteduhan, kelembapan, dan ketenangan, tetapi juga secara praktis menyirami lanskap.
Taman Islam umumnya dirancang berbentuk “empat kali lipat”, yaitu tanahnya dibagi-bagi menjadi bujur sangkar oleh saluran air. Idealnya, taman surga Islam dapat ditemukan di setiap tempat, berapapun ukurannya.
Menggambar jalan setapak dan saluran air terlebih dahulu akan membantu tukang kebun modern meniru gaya taman Islami. Ketika unsur-unsur dasar ini sudah ada, penanaman pohon peneduh yang besar, pohon buah-buahan, semak belukar, dan tanaman berbunga rendah yang menarik akan disesuaikan dengan unsur-unsur lain yang sudah ada.